Sukses

6 Tips Membuat Konten yang Populer

Citizen6, Jakarta Kelas FundaySharing dengan Reza Gardino yang mempunyai akun Twitter @SuamiMalas Rabu, 5 November 2014 berlangsung seru. Puluhan peserta datang ke Lantai 19 SCTV Tower untuk mengikuti kelas dengan tema “Tips Membuat Konten yang Disukai Banyak Orang”

Ada peserta istimewa di kelas #FundaySharing kali ini, mereka datang dari luar kota: @Indahjuli dari Jogja dan @MdarulM dari Tuban.  Mereka jauh-jauh datang ke kelas ini untuk menyimak materi dari @SuamiMalas, seorang content writer dan netpreneur.

Bagaimana sebenarnya membuat konten yang disukai banyak orang sehingga konten tersebut terus menjadi bahasan orang baik di online maupun offline?

Menurut Reza, Sebuah konten yang viral, yang terus dibicarakan sampai di luar “lingkaran” kita bukanlah sebuah kebetulan.

Ia menjelaskan cara membuat konten yang berpotensi viral. “Viral bukan masalah benar dan salah, ” katanya.  Ia pernah bereksperimen membuat kontent. Waktu itu ia membuat di blognya. Ternyata, tulisan di blognya itu sukses membuat banyak orang menyebarkan kontent  yang ia buat.

Menurut laki-laki yang juga aktif di komunitas Jakarta By Train ini ada 6 cara membuat content yang viral:

1 dari 6 halaman

Rahasia

1. Rahasia

 Hal yang rahasia tentu membuat penasaran seseorang. Untuk membuat konten yang berpotensi menjadi  bahasan banyak orang sehingga populer. Menjadi orang pertama yang berhasil menemukan "sesuatu" itu membuat orang bangga, sehingga mereka akan menyebarkan pengalaman itu ke banyak orang. 

Misalnya, waktu itu sebuah brand keripik memakai strategi unik Twitter. Si Keripik mengumumkan bahwa hari ini dia akan berjualan di suatu tempat. Cara ini membuat orang merasa tertantang untuk menemukan dan menjadi orang pertama yang berhasil membeli keripik singkong tersebut. Dengan cara itu keripik singkong tersebut menjadi populer.

 

2 dari 6 halaman

Emosi Positif atau Negatif?

2. Emosi Positif atau Negatif?

Untuk cara ini, Reza memakai skema. Menurutnya, hal-hal yang membuat emosi seseorang baik negatif maupun positif bisa menimbulkan efek viral atau popure. Tinggal bagaimana cara kita mengemasnya. Dia lalu mencontohkan kenapa seorang pejabat tidak populer, karena dia "bermain" di level kepuasan.

Konten yang berhubungan dengan kenyamanan kurang berpotensi viral, contohnya adalah tentang perjalanan atau traveling.

 

3. Kekaguman

Selain kekaguman, kontent tentang kesuksesan seseorang juga berpotensi besar untuk menjadi besar. Banyak tokoh yang menjadi populer karena keberhasilannya setelah melalui perjuangan. Contohnya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Kesuksesan dia menjadi menteri di kabinet kerja Jokowi menjadi pembicaraan banyak orang.

Masih ingat Butet Manurung yang berhasil membuat sekolah Rimba? Dan tentu saja masih banyak sosok yang sukses lain yang otomatis menjadikan seseorang kagum kepadanya.

 

3 dari 6 halaman

Berbagi

4. Berbagi

Nyaris semua orang tak ada yang tak menyukai aktivitas ini. Berbagi apapun kepada orang yang membutuhkan akan didukung oleh banyak orang. Tiap orang dengan senang hati akan menyebarkan cerita ini agar orang lain juga mau melakukan hal yang sama.

Banyak gerakan atau aktivitas sosial yang populer, Misalnya Mario Iroth yang berpetualang memakai motor sambil melakukan aksi sosial di Kamboja dan Flores.

 

4 dari 6 halaman

Metode 5, 7 10

5. Tips

Berdasarkan pengamatan Reza, konten dengan angka memakai angka 5, 7 dan 10 berpotensi viral. Misalnya, 5 tips cara cepat menjadi seleb, 7 Cara mudah membuat cerpen dan lainnya.

 

 

5 dari 6 halaman

Narasi

6.  Narasi

Bagaimana cara menyampaikan juga mempengaruhi sebuah kontent berpotensi viral atau tidak. Reza pernah mempunyai pengalaman yang menarik. Ketika ia terlibat dalam kampanye pelarangan pernikahan anak usia dini, konten yang ia buat gagal menjadi viral, sangat sedikit orang yang membicarakan.

Namun ketika ia membuat konten dengan cerita (narasi), bukan dengan menyajikan data-data yang dingin, konten yang ia buat sukses menjadi viral. Infografis yang menarik juga berpotensi viral.

 


Disclaimer:

Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.

Anda juga bisa mengirimkan artikel, foto atau video seputar kegiatan komunitas, kesehatan, keuangan, wisata, kuliner, gaya hidup, sosial media, dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com