Sukses

6 Bahan Alami Penurun Berat Badan yang Ada di Sekitar Kita

Citizen6, Jakarta Wanita terkadang merasa memiliki masalah dengan berat badannya. Padahal tubuhnya tidak terlalu gemuk-gemuk amat. Hingga segala macam program diet dilakukan para wanita demi mendapatkan tubuh ideal yang diinginkannya. Tapi terkadang cara-cara tersebut kurang tepat dan berujung membahayakan tubuhnya.

Salah satu cara yang sering dilakukan wanita untuk mendapatkan tubuh aduhai dambaannya dengan melakukan diet. Mengurangi asupan makanan, atau bahkan hingga tidak mengonsumsi beberapa jenis makanan. Padahal tidak semua program diet aman untuk mereka.

Solusi yang tidak terlalu banyak mengandung resiko yakni dengan diet herbal atau dengan kata lain memanfaatkan tumbuhan untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal. Nah, tanaman-tanaman ini bisa membantu diet anda.

1. Kayu Manis

Kayu manis merupakan rempah-rempah sehat dan menjadi salah satu herbal terbaik untuk menurunkan berat badan. Mengonsumsi kayu manis juga bisa membantu menstabilkan kadar gula dalam darah. Efeknya dari mengonsumsi kayu manis, yakni merasa kenyang lebih lama, mengurangi rasa lapar dan mempercepat proses metabolisme lemak.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Diabetes Care Jurnal pada 2003 silam, disebutkan orang yang diberi kapsul kayu manis dalam jumlah enam gram per hari akan mengalami penurunan kadar glukosa antara 18 hingga 29 persen setelah 40 hari.

Kayu manis terbukti membantu tubuh mengontrol kadar gula darah yang memungkinkan untuk memproduksi insulin lebih sedikit. Kayu manis juga menurunkan kolesterol buruk hingga 27 persen. Dan tentu saja akan menurunkan berat badan.

2. Jahe

Wanita terkadang merasa memiliki masalah dengan berat badannya. Padahal tubuhnya tidak terlalu gemuk-gemuk amat.

Rempah dengan rasanya hangat ini terkenal memiliki segudang manfaat kesehatan. Di beberapa negara, jahe juga tidak hanya dijadikan obat, melainkan diguanakan diet. Minumkan ramuan jahe setiap menjelang tidur. Rutinitas tersebut akan membantu meluruhkan tumpukan makanan pada sistem pencernaan dan mencegah penumpukkan lemak, serta kenaikan berat badan.

Dengan rutin minum jahe, seseorang juga akan terhindar dari perut buncit. Metabolisme yang terkandung dalam jehe bisa membantu mempercepat pembakaran kalori, sehingga bisa meratakan perut. Sifat jahe juga bisa melebarkan pembuluh darah dan membakar kalori dalam tubuh. Jadi Jahe sangat tepat digunakan untuk melakukan diet.

3. Kunyit

Wanita terkadang merasa memiliki masalah dengan berat badannya. Padahal tubuhnya tidak terlalu gemuk-gemuk amat.

Herbal dengan nama latin Curcuma Domestic ini lebih dikenal sebagai bumbu dapur. Ternyata kunyit memiliki khasiat lain, yaitu untuk kesehatan tubuh. Tanaman dengan habitat asli Asia Tenggara ini memiliki manfaat untuk obat alami berbagai macam penyakit, hingga bahan kosmetik perawat kecantikan.

Kunyit menjadi herbal tepat dalam berdiet karena bisa membantu meluruhkan jaringan lemak dan mencegah bertambahnya berat badan. Berdasarkan penelitian, kunyit mengadung lemak. karbohidrat, protein, kalium, mineral, zat pati, fosfor, minyak asiri, serta senyawa kurkuminoid.

1 dari 2 halaman

2

4. Asam Jawa

Herbal yang satu ini biasanya digunakan sebagai bumbu masakan. Tapi sebenarnya Asam Jawa mengandung senyawa saponin, flavonoid dan tanin.

Unsur tersebut memiliki fungsi utama untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, Kandungan senyawa alami didalamnya berfungsi untuk mendegradasi lemak dalam tubuh, sehingga bagus sekali digunakan sebagai obat pelangsing alami. Tidak ada salahnya, mencoba herbal tadi untuk menurunkan berat badan anda, daripada dengan cara lain yang bisa membahayakan tubuh kita.

5. Jinten

Wanita terkadang merasa memiliki masalah dengan berat badannya. Padahal tubuhnya tidak terlalu gemuk-gemuk amat.

Di Indonesia biasa dikenal dengan jinten hitam. Herbal ini sangat disarankan untuk mengatasi segala macam penyakit. Dari hasil penelitian, dalam jinten terdapat lebih dari 100 unsur kimia alami yang sangat dibutuhkan tubuh, seperti oleat atau omega 9. Unsur kimia ini sangat penting bagi mereka yang memiliki asam lemak tak jenuh tunggal, menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan lemak baik. Dalam Jinten juga terdapat asam amino. Setiap biji jinten mengandung 21 persen protein, 35 persen karbohidrat, 35 hingga 38 persen lemak, monosakarida atau gula sederhana dan polisakarida non stratch atau sumber yang berguna untuk serat diet.

Jinten bisa dikonsumsi kapan saja, karena baik untuk memperlancar pencernaan dan meningkatkan produksi energi.

6. Lada Hitam

Wanita terkadang merasa memiliki masalah dengan berat badannya. Padahal tubuhnya tidak terlalu gemuk-gemuk amat.

 

Dalam ilmu pengobatan, lada hitam bisa digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan, nyeri, radang dan berbagai keluhan lainnya. Penelitian di Journal of Agricultural and Food Chemestry berusaha menganalisis lada hitam dan ditemukan kandungan piperin, bisa membantu pembakaran lemak. Piperin juga bisa mencegah pembentukan jaringan lemak baru, sekaligus baik untuk diet.

Hasil pengamatan di laboratorium dan simulasi dengan program komputer menunjukkan bahwa kandungan ini dapat mempengaruhi aktivitas gen yang berhubungan dengan kegemukan. Piperin sangat berperan dalam rantai reaksi yang menjaga lemak agar tetap terkontrol kadarnya.

Penulis:

M Sufyan

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

Artikel Selanjutnya
Dianggap Titisan Iblis, Bayi Domba Lahir Menyerupai Manusia
Artikel Selanjutnya
Banjir Kritik, Beruang Cokelat Dibiarkan Kurus Kelaparan