Sukses

Kakek 69 Tahun Ini Nikahi Gadis 18 Tahun sebagai Istri ke-57

Citizen6, Jakarta - Di beberapa wilayah poligami masih menjadi kontroversi. Namun di sebuah wilayah di Aji, Enugu Ezike, Nigeria praktek poligami dengan memiliki banyak istri masih berlangsung.

Seorang herbalis berusia 69 tahun, Simon Odo baru-baru ini menikahi seorang gadis yang usianya masih belia, 18 tahun. Gadis yang bernama Chidinma ini berasal dari Okutu, Nsukka. Dia menjadikan Chidinma sebagai istri yang ke-57. Sebelumnya ia pernah menikah dengan 68 perempuan, tetapi jumlah itu menyusut karena meninggal.

Simon Odo di kampungnya dikenal dengan beberapa nama, diantaranya Onuwa, Raja Salomo dari Afrika atau bahkan Raja Iblis.

Dalam sebuah wawancara dengan wartawan, ia dengan bangga mengungkapkan perkawinan pertamanya yang melahirkan anak pertamanya, Emeka. Anak pertama itu lahir pada 15 Desember 1969.

Meski ia seorang dukun ia seorang yang cukup liberal dengan membebaskan anak-anaknya untuk memilih agama sesuai keyakinannya masing-masing.

"Saya lahir tahun 1947, saat itu terjadi gerhana matahari dan bulan sekaligus. Ada kegelapan sore itu saat aku dilahirkan.

Menurutnya menjadi dukun bukanlah kemauannya. "Saya dibaptis sebagai seorang Kristen namun saya menjadi dukun karena itu di luar kendali saya, “ katanya.

Ia lalu menceritakan kisah hidupnya, mengapa ia tiba-tiba menjadi dukun atau herbalis. Menurutnya, saat masa bocah, hidupnya sangat menderita. Ia sakit parah dan harus dirawat selama bertahun-tahun. Bahkan ia mengaku tidak bisa berjalan sekitar lima tahun.

Pada usia 15 tahun ia pindah ke Ondo. Di sini ia mulai dilatih untuk menjadi seorang herbalis. Dalam usia yang masih belia itu ia telah menikah dan mempunyai 15 istri.

Kini dengan 57 istri bagaimana caranya dia mengurus keluarganya, ia tangkas menjawab, “istri saya memasak makanan untuk seluruh keluarga secara bergiliran. Namun sekali-sekali mereka memasak bersama-sama. Tampaknya hubungan para istri Simon Odo tak pernah bermasalah.

Apakah Simon akan mendorong anak-anaknya untuk mengikuti jejaknya sebagai dukun? Ia mengatakan, ia tak ingin anak-anaknya bisa melanjutkan apa yang telah dilakukannya selama ini.

Sebagai dukun ia konsisten tidak pernah membunuh orang dengan herbal ramuannya. Dan dia tak yakin anak-anaknya mampu menahan diri untuk tidak melukai musuh-musuhnya. Selain itu anak-anaknya juga memilih memeluk agama yang diyakininya.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Artikel Selanjutnya
Menikah dengan Pria Ini, Putri Mako Rela Lepas Status Bangsawan
Artikel Selanjutnya
Putri Mako, Cucu Raja yang Rela Jadi Rakyat Jelata demi Cinta