Sukses

3 News Presenter Pria Liputan 6 Ini Bikin Pemirsa Gagal Fokus

Liputan6.com, Jakarta Reza Ramadhansyah

3 News Presenter Pria Liputan 6 Ini Bikin Pemirsa Gagal Fokus

 

Bagi penggemar program berita Liputan 6, tampang Reza Ramadhansyah pasti sudah tidak asing lagi. Pembawaannya yang tenang dan lugas berhasil memikat hati pemirsa SCTV. Tak hanya digemari penonton berita, kemunculan reza membuat kalangan muda yang tadinya acuhttak acuh terhadap dunia pemberitaan, kini ikut menyukai program News. Tapi tahukah Anda, perjalanan karir sarjana Teknik Industri ini penuh liku hingga akhirnya ia menjadi salah satu News Presenter SCTV.

 

Awal karir mantan Abang Jakarta ini adalah bekerja sebagai Marketing Communication di salah satu perusahaan telekomunikasi  Indonesia. Setelah terbilang sukses, Reza justru banting setir ingin menjajal dunia baru yaitu menjadi seorang pembaca berita.

Uniknya, keputusan untuk mengundurkan diri  dari tempat kerja sebelumnya sudah ia lakukan meski belum ada satupun stasiun televisi yang menerimanya.

Keputusan besar tersebut sempat membuat keluarganya kaget. Dengan tekad dan sedikit nekat, pria penggemar bulutangkis ini kemudian mengikuti audisi. Berbekal bakat dan keyakinan kuat, tak sulit bagi Reza untuk lolos.

 

Pria yang akrab dipanggil Eza ini adalah satu satu contoh sukses seseorang yang mengikuti kata hatinya. Tak ada kata terlambat meski harus mundur beberapa langkah terlebih dahulu. Keinginannya untuk bisa menjadi kebanggaan keluarga kini bisa terwujud, dengan caranya sendiri yaitu menjadi Presenter Berita SCTV.  Untuk Sahabat Liputan6.com, langkah Reza bisa ditiru nih, tapi harus penuh pertimbangan ya.

1 dari 3 halaman

Djati Dharma

3 News Presenter Pria Liputan 6 Ini Bikin Pemirsa Gagal Fokus

Cool and confidence! Itulah sosok yang menempel pada diri Djati Dharma. News Presenter dengan ciri khas kacamatanya ini, kerap menyita perhatian  penonton program Liputan 6 SCTV.

Menjadi Jurnalis menurutnya, membawa banyak pengalaman berharga dalam hidup, salah satunya saat ia didaulat meliput pemilihan Presiden Amerika Serikat  tahun 2016 lalu. Djati harus berangkat seorang diri dari Indonesia untuk menjadi Video Journalist atau VJ ke negeri Paman Sam yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya.

Hal itu berarti, semua keperluan peliputan seperti mejadi kameraman dan reporter harus ia kerjakan sendiri, termasuk mengurus teknis Live Report ke Indonesia.

 

Jika diingat kembali, keinginan kuat menjadi News Presenter muncul dari obrolan santainya dengan asisten rumah tangga di rumah.

“Saat itu saya masih SMP, ART dan saya nonton TV pas acaranya berita. Trus dia bilang,  jadi Pembaca Berita di TV itu keren, terlihat pintar dan berwibawa. Saat itulah terpikirkan suatu saat nanti saya akan jadi News Presenter. Tak hanya itu, Orang Tua juga ikut mendukung,” ujarnya menirukan ART.

 

Sejak saat itulah, pria yang mengaku pemalu ini mulai menjajal keberuntungannya mengikuti berbagai lomba membaca berita.

Walau sering kali tak mendapat gelar, tidak membuatnya patah arang. Hingga akhirnya, semasa kuliah ia berhasil menjuarai Lomba Presenter dalam SCTV Goes To Campus di Jakarta. Sejak  itulah dirinya semakin yakin, menjadi news presenter adalah cita-cita yang pasti akan terwujud.

Jika dulu kerap gagal, sekarang pesona D-J (panggilan akrabnya) malah membuat penonton Liputan 6 betah berlama-lama menyaksikan program berita yang ia bawakan.

2 dari 3 halaman

David Rizal

3 News Presenter Pria Liputan 6 Ini Bikin Pemirsa Gagal Fokus

Cita-cita orang tua yang ingin memiliki anak seorang news presenter, membuat David merasa berkewajiban mewujudkannya. Sejak kecil, ibu dan ayahnya kerap membujuk agar putra sulungnya ini menekuni dunia jurnalistik hingga bisa menjadi seorang pembaca berita seperti yang biasa disaksikan di layar televisi.

 

Meski tergolong pribadi yang tertutup, pria asal Bondowoso, Jawa Timur ini semasa kuliah kerap memacu diri untuk terbiasa tampil di muka umum.

Mulai dari mengikuti lomba Duta Wisata hingga menjajal keberuntungan mengikuti Lomba SCTV Goes To Campus di Malang.

Berhasil menjadi juara, selepas kuliah David bergabung dalam redaksi Liputan 6 sebagai reporter. Di mata teman-temannya, David terkenal dengan sebutan reporter bencana. Mulai dari meliput gempa Aceh, sampai bencana di luar negeri seperti di Nepal dan Filipina.

 

Kritikus sekaligus Fans berat David tak lain adalah ibundanya yang hampir tak pernah absen menonton penampilannya di program Liputan 6 Pagi. Untuk mengecek kondisi anaknya, cukup dengan menonton SCTV. Jika saat jadwal on air penampilan David terlihat sehat, itu berarti anaknya di perantauan baik-baik saja.

Namun sayangnya,  hal ini tak bisa dirasakan oleh Sang Ayah. Ayahanda David wafat sebelum dirinya mendapat kepercayaan sebagai seorang news presenter. Meski demikian, mendiang sang Ayah pasti turut bangga dengan prestasi anaknya kini. Apalagi kini anaknya kerap membuat pemirsa gagal fokus, karena tampang keren dan cara pembawaan David yang aktif dan penuh percaya diri.

 

Demikian ulasan 3 News Presenter Pria SCTV yang bikin penonton gagal fokus. Meski penampilan mereka memukau, pemirsa juga harus tetap konsen pada beritanya yang selalu Aktual, Tajam dan Terpercaya.

Penulis:

Ryan Wiedaryanto

TV Journalist - Indosiar

Jadilah bagian dari Komunitas Campus CJ Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail : campuscj6@gmail.com serta follow official Instagram

@campuscj6

untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.

Artikel Selanjutnya
Malas Bersosialiasi, Wanita Ini Pura-Pura Buta Selama 28 tahun
Artikel Selanjutnya
Kisah Keluarga Muda 3 Anak Traveling ke 23 Negara dalam 9 Bulan