Sukses

Dikira Lemak Karena Kegemukan, Tumor 57 Kg Akhirnya Dioperasi

Liputan6.com, Jakarta - Selama bertahun-tahun, Roger Logan hanya bisa duduk di atas kursi setelah dokter salah mengira tumor seberat 57 kilogramnya sebagai lemak akibat kegemukan. Tumor tersebut mulai membengkak 12 tahun lalu hingga ukurannya mencapai lantai dan membuat pria itu tak mampu berjalan.

Logan yang berasal dari Mississipi, Amerika Serikat, mengibaratkan dirinya selama ini hidup sambil membawa "tiga kantong semen" ke manapun. Untungnya, hidupnya segera berubah setelah operasi yang ia lakukan.

Sebelumnya, Roger yang selama ini menjalankan toko barang antik, sempat depresi dan berhenti makan-minum akibat memikirkan penyakitnya. Kondisi tersebut membuatnya masuk rumah sakit karena gagal hati dan dehidrasi.

Saat itulah, dokter yang memeriksa memberi tahu kalau 'lemak' seberat 57 kilogram di perutnya ternyata tumor. Padahal, beberapa tahun lalu saat Roger melaporkan kondisinya aneh sejak perutnya bertambah besar, dokter yang lain mengatakan kalau ia 'hanya' kegemukan.

Namun, 'lemak' tersebut ternyata makin bengkak dan membesar. Ketika ia pergi ke dokter lain di Indianapolis, ia diberi tahu kalau operasinya berisiko dan kemungkinannya hanya 50/50.

Melansir dari Bakersfield, Rabu (08/02/2017), istrinya, Kitty, berperan besar terhadap kesembuhan pria ini. Sang istri menolak untuk menyerah dan menjelajahi negara bagian di Amerika Serikat untuk mencari dokter spesialis yang bisa melakukan operasi.

Tak hanya, Kitty juga melakukan penggalangan dana untuk mengumpulkan biaya operasi suaminya. Beruntung, Dr Dev dari California meyakinkan pasangan suami-istri tersebut kalau ia bisa melakukan yang terbaik.

Menurut Dev, kemungkinan terbesar tumor tersebut tumbuh dimulai dari tempat pertumbuhan rambut yang terinfeksi. Kemudian, sel di bagian tersebut membengkak dan menghisap suplai darah sendiri.

Beruntung, operasi berjalan sukses. Tumor seberat 57 kilogram berhasil diangkat dari tubuhnya. Setelah beberapa hari perawatan, Roger bisa berjalan kembali dengan normal.

"Setelah bertahun-tahun, kakiku akhirnya bisa berdekatan lagi. Bertahun-tahun, mereka dipisahkan oleh tumor yang sangat besar," tutup Roger sambil menghapus air matanya.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6