Sukses

Tidak Minta Uang Jajan dari Orangtua, Mahasiswi IPB Ini Berbisnis

Liputan6.com, Jakarta Terlahir dari keluarga mampu biasanya membuat seseorang menjadi sombong dan manja, namun tidak untuk mahasiswi yang satu ini. Ira Tri Handayani, Mahasiswi Program Diploma Institut Pertanian Bogor, merupakan mahasiswi yang bisa dibilang terlahir dari keluarga mampu.

Sehari-hari untuk menuju kampus, Ira mengendarai sebuah mobil. Tidak untuk pamer, Ira malah menggunakan fasilitasnya tersebut untuk berbisnis taxi kampus.

“Awalnya sih enggak pernah sama sekali minta imbalan ya. Ke temen sendiri masak iya sih minta bayaran. Kadang-kadang temen ada yang suka ngerasa kasian sama aku karena nganternya kejauhan, akhirnya suka dikasihlah dikit-dikit tanda terima kasih,” ujar Ira.

Selain berbisnis taksi kampus, Ira juga sering menyewakan mobilnya. Tidak seperti harga-harga di rental mobil, ia tidak mematok harga sama sekali. Bagi para peminjam, biasanya hanya dengan menggantikan bensinnya atau bisa membayar dengan uang tunai senilai 50.000 hingga 150.000.

Ira memiliki syarat tertentu bagi para peminjam, di antaranya peminjam haruslah mahasiswa atau mahasiswi yang dikenal Ira dan mempunyai SIM A. Persyaratan tersebut membuat Ira percaya keamanan mobilnya akan terjamin. Terbukti, setelah kurang lebih dua tahun menjalankan bisnis taksi kampus belum pernah terjadi sesuatu hal yang buruk terhadap mobilnya.

Berkat bisnisnya tersebut, kini Ira memiliki uang jajan yang ia hasilkan sendiri. Ia merasa cukup senang dan berbangga karena dapat meringankan beban orang tuanya dalam hal uang jajan tambahan.

“Sebenernya sih uang jajan tetap dikasih ya, tapi sekarang aku bisa menggunakan uang tambahanku untuk belanja, membeli keperluan kampus dan lain–lain,” kata ira menambahkan.

Penulis :

Nadia Donna

Institut Pertanian Bogor

Jadilah bagian dari Komunitas Campus CJ Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: campuscj6@gmail.com serta follow official Instagram @campuscj6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.