Sukses

Night Bus Lakukan Edukasi Mahasiswa Cara Film Diproduksi

Liputan6.com, Jakarta Film Night Bus yang mulai tayang di bioskop 6 April 2017 ini mengadakan Campus Road Show. Road show ala Night Bus ini, tidak saja membahas soal cerita atau sekedar promosi mengajak penonton. Tetapi juga selama kunjungan di kampus mereka membagi semua ilmu mulai dari penyusunan konsep, proses mendapatkan modal produksi dan berkompetisi di dunia bisnis kreatif sampai teknik visual efek dari ahlinya Amrin Nugraha yang selalu berhasil memukau para mahasiswa.

Terlebih lagi bagaimana dari sebuah keterbatasan baik dari segi modal, peralatan maupun fasilitas dan aplikasi yang mereka miliki, film ini akhirnya bisa berubah menjadi tontonan apik dan memberi warna baru film aksi Indonesia.

(Foto: Ita Sembiring)

Sekalipun ini debut pertama Darius Sinathrya sebagai produser, dengan dukungan sederet actor kawakan seperti Toro Margens, Lukman Sardi, Alex Abbad, Edward Akbar, Teuku Rifnu Wikana, Donny Alamsyah, Rahel Kezia, Tio Pakusadewo dan lainnya film ini selesai juga setelah bekerja keras selama lebih dari dua tahun.

(Foto: Ita Sembiring)

Berangkat dari cerpen sederhana hasil goresan Rifnu Wikana yang juga ikut bermain dalam film ini dan skenario ditulis oleh Rahabi Mandra, Night Bus bisa jadi tontonan yang patut diperhitungkan.

Setiap orang pasti punya pengalaman naik Bis malam dengan tujuan sederhana, pulang melepas rindu pada keluarga setelah merantau sekian lama. Namun perjalanan bisa saja diwarnai hal tidak terduga hingga mendadak rumit. Penyerangan secara tiba-tiba di tengah jalan akan merubah segala kesederhanaan tadi menjadi konflik tajam dan mencekam sampai harus bertahan dalam garis tipis antara hidup atau mati.

(Foto: Ita Sembiring)

Seperti itulah situasi yang akan terlihat sepanjang film dan ketegangan mendebarkan itu menjadi sempurna dalam polesan tangan ahli Visual Efek Amrin Nuggraha yang proses pengerjaan itupun dibagikan secara detail di tiap Universitas yang disambangi team Night Bus Pictures. Ini menyenangkan para mahasiswa sebab mereka tidak saja dijejalin produk tapi diberikan juga ilmunya.

Promosi sambil berbagi ilmu cara Night Bus Pictures sebelum produksi dan setelah film setengah jadi, memang merupakan pilihan pas menjawab kehausan akan ilmu. Tidak saja seputar pembuatan film, tetapi juga sebagai pengembangan creativepreneur. Materi yang disajikan langsung bisa diaplikasikan para mahasiswa baik dari jurusan film maupun bisnis manajemen.

(Foto: Ita Sembiring)

Kalau meminjam pepatah lama, sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Dan beberapa kampus yang beruntung sempat dikunjungi team ini diantaranya Universitas Tarumanagara Binus University, Vokasi Universitas Indonesia, Kalbis Institute, Trisakti, Esa Unggul, Podomoro University, Bayangkara Jaya Bekasi dan lainnya.

Semoga semangat berbagi dari tim Nightbus Pictures bisa semakin memotivasi para mahasiswa. Dengan demikian film Indonesia selalu mendapat tempat di hati para penonton dan terutama di Bioskop Indonesia juga.

(Foto: Ita Sembiring)

Night Bus film siap beredar 6 April mendatang di seluruh bioskop Indonesia. Semoga bertahan….!

Tak ada yang pernah tahu siapa yang bakal tetap bertahan hidup dan siapa yang akhirnya tewas mengenaskan dalam sebuah pertikaian, sementara tujuan awal mereka sebenarnya sama. Hanya ingin pulang dan selamat - Nightbus Film

Penulis:

Iita sembiring.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Artikel Selanjutnya
Ada Indonesia, Inilah 7 Film Animasi Terbaik dari Berbagai Negara
Artikel Selanjutnya
Dian Sastrowardoyo Nobar dengan Pengemudi GoJek Perempuan