Sukses

Scrapbeat, Band RnB yang Siap Ramaikan Industri Musik

Liputan6.com, Jakarta

Bagi kamu pecinta musik, pasti sudah tidak asing lagi dengan genre jazz dan hip-hop. Kedua genre tersebut memang banyak memiliki pendengar. Banyak orang mendengarkan musik hip-hop untuk menari karena alunannya yang terkesan bersemangat. Namun bagaimana jika kedua genre ini disatukan?
 
Sebuah band asal Kota Hujan Bogor memadukan alunan musik jazz dan hip-hop. Band bernama Scrapbeat ini pertama kali didirikan pada November 2016. Nama Scrapbeat sendiri rupanya merupakan sebuah singkatan dari Sophisticatedly Combine Rap and Bebop Attitude.

“Kami semua menyukai hip-hop dan jazz. Kami gabungkan kedua genre tersebut dan membuat susuatu yang berbeda terutama di kota Bogor,” ujar Umay, saxophonist Scrapbeat.

Baru-baru ini, Scrapbeat berhasil merilis album pertamanya. Album yang diberi nama Peliharasa ini berisi delapan lagu karya original mereka. Dalam pembuatan lagu, anggota dari Scrapbeat tidak terbatas oleh apapun. Mereka bahkan berkolaborasi dengan rapper-rapper asal Georgia dan Los Angles.
 
Scrapbeat merasa bahwa seseorang bisa disebut musisi jika menghasilkan sebuah karya. Maka dari itu Scrapbeat akhirnya mencurahkan seluruh ide dan perasaan mereka terhadap lagu-lagu yang mereka buat.
 
Single mereka yang paling terkenal berjudul “A Day For a Friend” sudah bisa diunduh di aplikasi streaming musik berbayar. Lagu yang satu ini bercerita tentang seorang wanita yang harus merelakan ditinggal oleh kekasihnya yang sibuk pergi kerja.
 
Scrapbeat berharap agar band yang mereka bentuk ini dapat bertahan dan terus berkembang hingga memasuki ranah internasional.

Penulis:

Nadia Donna

Institut Pertanian Bogor

Jadilah bagian dari Komunitas Campus CJ Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: campuscj6@gmail.com serta follow official Instagram @campuscj6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.

Artikel Selanjutnya
Rifan Kalbuadi, Ciptakan Musik dengan Gaya Ed Sheeran
Artikel Selanjutnya
Terinspirasi Rasa Jenuh, Nadya Fatira Bergumul dengan Jazz