Sukses

6 Fakta Ajaib Mata Uang di Dunia, Seperti Apa?

Liputan6.com, Jakarta - Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter. Barter kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada aktahirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.

Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.

Sejumlah mata uang punya fakta absurd. Ada yang nominalnya fantastis, ukurannya sangat kecil atau tidak kasat mata. Walau begitu sebagai alat pembayaran, uang harus aman dari pemalsuan. Beberapa mata uang yang unik:

1. Paling banyak angka nolnya

Uang kertas Zimbabwe dari 2009 ini nominalnya 100 trilyun Dollar, artinya ada 14 nol di belakang angka satu. Nominal absurd ini menunjukkan inflasi yang luar biasa tingginya di negara Afrika itu. Nilai uang merosot drastis. Sebagai ilustrasi, harga sepotong roti di Zimbabwe pada saat itu sekitar 300 milyar Dollar.

2. Dibatasi hanya sampai 100 

Cina membatasi nominal mata uang terbesarnya hanya pada angka 100 Yuan. Keuntungannya, pencucian uang jadi sulit. Kerugiannya, untuk membeli produk berharga mahal, orang harus membawa uang berkoper-koper. Karena warga Cina terbiasa membeli barang secara kontan, orang yang membawa uang sekoper penuh juga sudah jadi pemandangan biasa.

Selengkapnya, baca langsung di sini

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Artikel Selanjutnya
5 Aplikasi Android Terbaik untuk Atasi Smartphone Panas
Artikel Selanjutnya
7 Trik Mudah Bikin Smartphone Selalu Terlihat Baru