Sukses

Canggih, Mesin Penjual Otomatis Ini Sedia Alat Tes HIV/AIDS

Liputan6.com, Jakarta - Mesin penjual otomatis menjual minuman kaleng, rokok, dan cemilan adalah hal yang biasa. Nah, sebuah universitas di Tiongkok menawarkan alat pengetes HIV yang dapat Anda beli di mesin penjual otomatis.

Setelah Universitas Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Harbin, Universitas Kesehatan Harbin adalah universitas kedua di provinsi Heilongjiang yang menjual alat tes tersebut melalui mesin penjual otomatis. Mahasiswa dapat membeli alat tes tersebut dengan harga hampir 10 kali lebih murah dari harga pasar rata-rata.

Langkah ini merupakan bagian dari tindakan pencegahan HIV/AIDS oleh Asosiasi Pengendalian dan Pencegahan HIV/AIDS serta STD Cina (CASAPC). Terdapat sembilan mesin yang akan diletakkan di lima universitas di seluruh Tiongkok.

Cara penggunaannya pun tidak terlalu sulit. Mahasiswa cukup memasukkan sampel urin dalam alat bertanda khusus ke wadah di mesin tersebut.

Selanjutnya anggota staf CASAPC akan mengambil sampel dan melakukan tes. Hasil tes dapat dilihat di situs CASAPC dengan memasukkan kode unik dari alat pengetes.

"Seluruh proses ini dilakukan anonim. Anda tak perlu takut identitas Anda diketahui orang lain," ujar Zhao Donghui, spesialis HIV dari CASAPC seperti dilansir dari South China Morning

Meski Tiongkok memiliki prevalensi HIV yang relatif rendah (sekitar 654.000 orang di Tiongkok hidup dengan HIV/AIDS) namun jumlah anak muda yang mengidap penyakit ini meningkat. Sekitar 2.320 orang berusia antara 15-24 dinyatakan positif tahun lalu. Jumlah ini meningkat empat kali dari tahun 2010 di mana sebagian besar yang terinveksi HIV adalah laki-laki.

Walau jumlah orang yang melakukan tes HIV meningkat, tapi masih banyak enggan yang melakukannya mengingat stigma HIV dalam masyarakat. Di Tiongkok, mereka yang hidup dengan HIV masih kerap mendapat perlakuan diskriminasi dalam pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan.

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Artikel Selanjutnya
Mahasiswa Undip Bentuk 40 Kader Kesehatan Sekolah
Artikel Selanjutnya
Mahasiswa UNY Sukses Ciptakan Alat Penanam Jagung Canggih