Sukses

Rudiantara: Pers Indonesia Bertanggung Jawab Menjaga NKRI

Liputan6.com, Jakarta Insan pers Indonesia bertanggung jawab dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan hal ini pada pertemuan peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2017 di Balai Sidang Jakarta, Selasa (2/5/2017).

"Pemerintah tidak melakukan intervensi dengan adanya Undang-Undang Pers. Namun pers yang bebas dan demokratis harus diiringi dengan tanggung jawab," ujar Rudiantara melalui siaran pers yang diterima Liputan6.com.

Menkominfo Rudiantara juga mengajak insan pers untuk bersama melawan berita bohong atau hoax yang sering muncul dari media sosial. Ia juga mengapresiasi deklarasi dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk Dewan Pers, yang ikut memerangi berita hoax. "Saya mendukung apa yang dilakukan Dewan Pers dan konsitituennya untuk memerangi hoax," ucapnya.

"Media harus melakukan verifikasi berita yang akan dipublikasikan. Meski kemerdekaan pers dilindungi undang-undang, pers juga dibatasi oleh kode etik jurnalistik," jelas Rudiantara.

Indonesia menjadi acuan dan contoh positif dalam pelaksanaan kebebasan pers karena hingga saat ini terdapat 47 ribu perusahaan media yang dapat berjalan tanpa campur tangan pemerintah dengan regulator dari masyarakat pers sendiri, yaitu Dewan Pers.

Indonesia menjadi tuan rumah World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Dunia yang diselenggarakan di Jakarta, 1-4 Mei 2017. Tahun ini, World Press Freedom Day mengangkat tema "Critical Minds for Critical Times: Media's Role in Advancing Peaceful, Just, and Inclusive Society".

World Press Freedom Day yang diperingati setiap 3 Mei mengajak wartawan mengevaluasi kebebasan pers di seluruh dunia, mempertahankan media dari serangan terhadap kebebasan mereka, serta memberikan penghormatan kepada wartawan yang telah kehilangan nyawa saat menjalankan profesinya.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

 

Artikel Selanjutnya
Salat Id Pukul 04.30, 1000 WNI di Qatar Doakan Konflik Lekas Usai
Artikel Selanjutnya
Ilmuwan: 92% Orang yang Mengetik Haha Ternyata Menipu