Sukses

Bisnis Usaha Kerajinan Buket Bermodal Tutorial Media Sosial

Liputan6.com, Jakarta Buket biasanya akan diberikan pada seseorang dalam momen-momen yang membahagiakan seperti pernikahan, kelulusan, dan lain sebagainya. Buket yang diberikan pun identik  berisi dengan bunga. Namun belakangan ini ada buket unik yang berisi makanan ringan.

Mahasiswa Program Sarjana Jurusan Psikologi Universitas Gunadarma, Fanisa Jasmine Ichsani, menjalankan bisnis snack bouquet bersama teman-temannya  kurang lebih 4 sampai 5 bulan terakhir.  Berawal dari rasa sukanya dengan kerajinan tangan, Fanisa belajar merangkai buket dari media sosial.

“Nah dari situlah aku mulai belajar bikin snack bouquet sendiri," tutur Fanisa pada Campus CJ.

Sanck bouquet terbilang sebagai bisnis baru. Sehingga Fanisa sering mengalami kendala dalam memenuhi pesanan pelanggan. Namun Fanisa berusaha sekuat tenaga untuk membuat pelanggannya puas, meski tak jarang Fanisa kelimpungan.

“Kadang perminta pelanggan sangat bermacam-macam dan snack yang diminta susah dicari di toko manapun,” ujarnya.

Bisnis Fanisa terbilang lancar, ia dan timnya tidak hanya menggunakan promosi dari media sosial, melainkan juga menawarkan pada pelanggan secara langsung. Fanisa mengatakan, snack bouquet cukup diminati teman-teman mahasiswa karena harganya yang relatif terjangkau. Untuk pemesanan, konsumen bisa mengikuti Instagram @pepicabouquet.

Keinginan menggeluti bisnis snack bouquet berawal dari teman-temannya yang wisuda. Saat itu banyak dari teman-temannya yang membeli buket dengan harga yang lumayan mahal. “Dari situ aku berpikir, kenapa gak bikin sendiri aja, dari pada beli,” ujarnya.

Penulis:

Muhammad Aizat Kautsar

Universitas Pancasila

 

Jadilah bagian dari Komunitas Campus CJ Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: campuscj6@gmail.com serta follow official Instagram @campuscj6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.

Artikel Selanjutnya
Duet Iriana Jokowi dan Mufidah JK Resmikan Pameran UKM Binaan BI
Artikel Selanjutnya
Raup Omzet Rp 50 Juta dari Kerajinan Limbah Kerang