Sukses

Waspadai, Teror Diskon Jelang Lebaran

Liputan6.com, Jakarta Pada bulan Ramadan, masyarakat cenderung lebih konsumtif seiring dengan banyaknya kebutuhan menjelang perayaan Idul Fitri. Seperti, berbelanja pakaian, barang, maupun makanan.

Para pelaku bisnis di Indonesia pun memanfaatkan momentum itu untuk menarik perhatian konsumen agar membeli produk tersebut, yang sebenarnya terkadang tidak kita butuhkan sama sekali.

Apalagi dengan adanya tunjangan hari raya (THR), seluruh penjual online maupun offline seakan mampu menghipnotis konsumen untuk mengeluarkan koceknya. Berikut strategi toko online dan offline menarik perhatian konsumen menjelang Lebaran.

1. Diskon Besar-besaran

Bisa dikatakan hampir semua kalangan konsumen haus akan diskon. Berbagai macam event promosi yang menawarkan diskon besar-besaran di sebuah mall ataupun pusat perbelanjaan.

Salah satu contohnya kemasan khusus untuk beli lebih, seperti buy 2 get 3. Di sinilah pramuniaga akan memanjakan konsumen dengan memainkan harga yang membuat mata konsumen melek dan segera membeli.

2. Meluncurkan Produk Spesial Ramadan

Pramuniaga menggunakan strategi promo yang menarik dan spesial dengan melakukan potongan harga melalui produk yang dibutuhkan menjelang Lebaran. Contohnya: paket parsel dengan menggabungkan dua produk atau lebih menjadi satu kemasan dengan harga yang menarik.

3. Memanfaatkan Iklan

Biasanya pramuniaga bekerja sama dengan Pengiklan untuk membantu memasarkan produk yang akan ditawarkan kepada konsumen. Tentunya, keberhasilan ini yang membuat omzet pramuniaga makin meningkat.

Pramuniaga biasanya akan memanfaatkan media sosial dan media massa seperti radio, televisi, majalah dan koran sebagai sarana ajang promosi. Kemudian menyebar brosur dan pasang reklame di jalan strategis.

4. Voucher Khusus

Hari raya tentu identik dengan hadiah. Paling umum hadiahnya adalah makanan. Seperti kita lihat sebelum Ramadan tiba, pramuniaga sudah menjual produk kebutuhan puasa seperti makanan siap saji, sirup, cemilan dan lainnya.

Bahkan kebutuhan sandang seperti perlengkapan sholat dan baju lebaran tidak ketinggalan menjadi kebutuhan paket. Dengan itu pramuniaga menawarkan voucher atau keuntungan yang besar menjelang Lebaran.

5. Bebas Ongkos Kirim

Siapa di sini yang tidak pernah belanja online pada generasi milenial saat ini? Tentunya kalian sangat suka belanja online apalagi mendengar kata free ongkir. Pramuniaga tak lupa untuk memanfaatkan bisnis online ini untuk menawarkan produk-produk kepada konsumen yang suka berbelanja online.

Pramuniaga juga menjualkan produk dengan ketentuan dan syarat minimal pembelian, agar bisa memanfaatkan layanan pengiriman secara gratis.

6. Menambah Waktu Pelayanan

Pramuniaga tentunya akan menambah waktu pelayanan 24 jam. Apalagi di hari libur merupakan pesta terbesar sektor ritel. Jadi ga heran lagi, kalau Pramuniaga akan menambahkan jumlah karyawan untuk melayani konsumen seperti menjelang berbuka, sahur, bahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Penulis :

Annisa Rahmawati - BSI

Yuk tonton video menarik berikut ini:

Jadilah bagian dari Komunitas Sahabat Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: Sahabatliputan6@gmail.com serta follow official Instagram @sahabatliputan6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.

Artikel Selanjutnya
PHOTO: Berburu Diskon Besar di JIEXPO Kemayoran Jelang HUT RI Ke 72
Artikel Selanjutnya
Mudik Lebaran 2017 Aman, Wiranto Beri Jempol ke Aparat Keamanan