Sukses

Mahasiswa UNY Ciptakan Aplikasi Bayar Transpor Via Pulsa

Liputan6.com, Jakarta - Transportasi merupakan sarana pokok yang dibutuhkan oleh setiap orang untuk memudahkan dalam melakukan mobilitasnya setiap hari. Pada era globalisasi sekarang transportasi bukanlah suatu hal yang sulit ditemukan bahkan setiap orang menggunakannya setiap hari.

Akan tetapi yang menjadi masalah adalah seberapa besar tingkat kemudahan, kenyamanan, dan keamanan yang didapat masyarakat? Terlebih pada saat menggunakan berbagai moda transportasi umum dan membayar tiket.

Salah satu sistem pembayaran yang diterapkan oleh beberapa Bus Rapid Transit (BRT), salah satunya adalah Bus Trans Jogja adalah dengan menggunakan smart card sebagai sistem pembayarannya. Selain lebih murah, penggunaan smart card juga tergolong aman karena tidak menggunakan uang tunai langsung. Namun, penggunaan smart card ini tentu memiliki keribetan tersendiri. Misalnya saja dalam hal pembuatan dan pengisian ulang saldo.

“Agak ribet sebenernya. Saya biasa naik TJ, kalau bayar tunai terus kerasa selisihnya dibanding pakai kartu. Tapi untuk buat kartu harus ke halte sana, isi ulang juga sama saja. Sedangkan saya sendiri tidak pernah lewat halte sana, semua halte yang biasa saya lewati bukan tempat pembuatan kartu,” kata salah satu anggota tim pengembang aplikasi.

Melihat kondisi tersebut, tim PKM KC Universitas Negeri Yogyakarta yang terdiri dari Nurul Khasanah (Pendidikan Akuntansi), Kufita Rahmah Fauziah (Pendidikan Akuntansi), Puji Rahayu (Pendidikan Akuntansi), Muhammad Arif Sulistya (Pendidikan Teknik Informatika), dan Brian Dwi Murdianto (Pendidikan Teknik Informatika) mencoba berbuat sesuatu. Dibimbing oleh dosen Pendidikan Akuntansi FE UNY, Rizqi Ilyasa Aghni, M.Pd.,mengembangkan sebuah aplikasi pembayaran pada angkutan umum yang diberi nama Trans Credit-Pay.

Trans Credit-Pay merupakan salah satu sistem pembayaran berbasis mobile payment di mana pengguna tidak perlu membawa uang tunai atau smart card melainkan hanya dengan membawa smartphone yang diinstal aplikasi Trans Credit-Pay tersebut kemudian menempelkan smartphone ke alat yang disediakan. Pengguna tinggal mendaftar dan bisa digunakan asal ada saldonya. Uniknya, dalam pembelian saldo di aplikasi ini tidak memerlukan rekening bank, melainkan membayar menggunakan pulsa.

“Karena belum tentu setiap orang punya rekening di bank, maka harus ada hal lain yang bisa menggantikan itu. Tim kami diskusi, gimana kalau pulsa? Kami rasa itu lebih mudah, misal gak punya pulsa pun bisa chat temen untuk isiin pulsa terus bisa dipakai buat beli saldo.”

Saat ini aplikasi tersebut masih dalam proses pengembangan. Harapannya adanya aplikasi ini akan memudahkan masyarakat dan mengurangi risiko transaksi pembayaran tunai dalam menggunakan transportasi. Adanya kemudahan dan kenyamanan pengguna pada saat menggunakan transportasi sehingga bisa meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Artikel Selanjutnya
Kofera Rilis Layanan SMS Tertarget
Artikel Selanjutnya
Berkat Si Anti Ribet, Tebus Surat Tilang Kini Tak Lagi Repot