Sukses

Seru dan Tambah Ilmu, Meet Up Energi Muda Pertamina Semarang

Liputan6.com, Semarang - Setelah terpilih 30 Finalis Citizen Journalist Academy Semarang beberapa waktu lalu, bertepatan dengan hari kemerdekaan RI,  para finalis bersama pembinanya mengadakan kegiatan meet up pertama. Berlokasi di Impala Space - Coworking Space Semarang, acara dimulai sekitar pukul dua siang. Kebetulan bertepatan dengan hari jadi Impala, yang foundernya tidak lain adalah pemilik café.

Kegiatan ini pun disambut antusias oleh para finalis. Sekitar 23 finalis hadir dalam kegiatan ini. Irda Rodeta selaku pembina mengaku, tujuan dari kegiatan ini supaya antar finalis dan Pembina saling mengenal satu sama lain.

Setelah semua finalis berkumpul, Andri selaku pemilik café serta Founder Impala Space memberikan sambutan. Andri menjelaskan apa itu Impala Space, kemudian dilanjutkan potong tumpeng bersama dalam rangka ulang tahun Impala yang pertama. Suasana seru semakin terjalin antar semua finalis sembari menikmati tumpeng, perkenalan oleh semua finalis pun dilanjutkan agar para finalis dan pembina bisa saling mengenal dan lebih akrab nantinya.

Dilanjutkan dengan sesi sharing oleh Edhie Prayitno Ige selaku Kontributor Liputan6.com yang juga pembina para finalis. Beliau memberikan beberapa strategi kepada para finalis yang nantinya bisa digunakan untuk menghadapi challange: materi apa yang bisa dikirim dan yang bisa dikerjakan.

Dalam mengerjakannya juga harus berpatokan pada beberapa teori. Tidak harus berpacu pada jurnalistik tapi bisa juga dari pengalaman pribadi. Semua dijelaskan secara gamblang olehnya.

Beliau memberikan beberapa strategi kepada para finalis

Sebagai seorang Pembina, Irda pun menuturkan kesan pertamanya saat bertemu dengan para finalis. Menurutnya para finalis tersebut cukup seru dan anaknya lucu-lucu.

"Tinggal intensitas pertemuannya saja yang ditambah dan harus dijadwalin lagi. Waktu dua jam tadi itu rasanya kurang banyak," ujar Irda.

Selain perkenalan dan sharing bersama, pada kegiatan ini dipilih pula ketua untuk tiap bidang. Dari bidang presenting dan public relations terpilih Galih sebagai ketuanya. Sementara dari bidang Videography yaitu Fredy, dan bidang menulis dipilih Niken.

Menurut Irda, tugas dari seorang ketua yaitu ke depannya bisa mewakili para finalis yang lain dalam berbagai kegiatan apabila finalis yang lain tidak bisa hadir. Selain itu, ketua juga bertugas membuat notulen dari setiap pertemuan kemudian membagikan informasi yang didapat kepada finalis yang lain.

"Dengan adanya kegiatan ini tentunya saya bisa menambah pengalaman saya khususnya di bidang journalist, dan ini merupakan ajang/kegiatan yang sangat bagus sekali untuk anak muda untuk menuangkan kreatifitasnya, ungkapGalih.

Ia pun berharap dari kegiatan ini semoga ilmunya tentang jurnalis bertambah dan kelak dirinya bisa menjadi jurnalis yang handal seperti para coach CJA.

Penulis:

Lasmie

Citizen Journalist Sahabat Liputan6.com

 Jadilah bagian dari Komunitas Campus CJ Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: campuscj6@gmail.com serta follow official Instagram @campuscj6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.

Artikel Selanjutnya
FLS 2017 Buat Pemuda Indonesia Jadi Kreatif
Artikel Selanjutnya
Tim Gowes Pesona Nusantara Sampai di Wonosobo