Sukses

Di Musim Dingin, Ikan Mas Ubah Air Menjadi Alkohol

Liputan6.com, Jakarta - Ikan mas memang menjadi salah satu ikan yang difavoritkan banyak orang. Selain untuk dikonsumsi, ikan mas juga biasanya dipilih untuk menjadi hewan peliharaan. Namun, percaya atau tidak, hewan ini sebenarnya memiliki kemampuan yang tak terduga, yakni bisa mengubah air menjadi alkohol.

Ikan mas ternyata memiliki mekanisme yang sama dengan ragi bir. Sehingga mereka bisa mengubah air menjadi alkohol berdasarkan situasi yang mereka alami.

Seperti dilansir Elitereaders, Selasa (22/8/2017), periset mengatakan bahwa kemampuan ikan mas untuk mengubah air menjadi alkohol disebut dengan adaptasi evolusioner. Sama seperti bunglon, mereka bisa memaksa diri untuk konsisten dengan lingkungan tempat mereka berada. Menariknya, bakat semacam itu bukanlah hal baru bagi spesies air tersebut.

Menurut IFLSience, ikan mas sama dengan crucian carp, yang termasuk keluarga ikan mas. Di Eropa utara, musim dingin terjadi sepanjang bulan sehingga mengajarkan mereka untuk bertahan dalam permukaan beku. Kondisi tersebut membuat mereka membekukan air seperti kolam.

Karena konsumsi oksigen terbatas, crucian crab mengembangkan mekanisme respirasi baru. Ini disebut pernapasan anaerobik, dan itu yang bisa mereka lakukan selama berminggu-minggu untuk bertahan pada musim dingin.

Sebagai mekanisme yang digunakan, ikan mas cenderung membangun kadar asam laktat tertentu di tubuh mereka. Dan untuk mencegah agar tidak meningkat, mereka mengubah asam menjadi etanol alias alkohol yang dilepas ke air melalui insang.

Seperti crucian crap, ikan mas bisa bertahan hidup tanpa oksigen selamat berminggu-minggu berkat bakat unik mereka.

"Selama mereka di air yang bebas oksigen di kolam tertutup, mereka bisa bertahan selama berbulan-bulan di habitat utara Eropa. Konsentrasi alkohol dalam ikan mas bisa mencapai lebih dari 50 mg per 100 mililiter," kata Michael Berenbrink dari Universitas Liverpool.

(ul)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

Artikel Selanjutnya
Manfaat Panas Bumi untuk Mengatur Suhu Ruangan
Artikel Selanjutnya
Australia Bersiap Hadapi Musim Dingin 'Terganas'