Sukses

Gamis Bawa Desainer Muda Indonesia ke New York Fashion Week

Liputan6.com, Jakarta - Tak banyak desainer yang menekuni rancang busana abaya, yakni model busana gamis panjang dengan dominasi oleh warna hitam dan dihiasi berbagai corak. Namun di tangan desainer Vivi Zubedi, gamis abaya menjadi model adibusana. Gamis abaya inilah yang turut ia pamerkan dalam ajang New York Fashion Week pada 26 September 2017 mendatang.

Desainer yang mengawali kariernya pada 2011 silam ini dikenal dengan karyanya yang berciri khas potongan abaya yang simpel dan longgar. Desain ini membuat wanita terlihat lebih anggun dan feminin saat mengenakannya.

Kini desainer kelahiran 17 April ini bersiap membawa baju karyanya ke ajang New York Fashion Week. Tak ketinggalan, gamis abaya masuk dalam daftar adibusana yang dibawanya.

Melalui surat elektronik, desainer yang hobi membuat kerajinan tangan ini bercerita tentang tema dan persiapannya sebelum tampil di panggung New York Fashion Week sebagai berikut:

Tema apa yang akan dibawa nanti di New York Fashion Week?

Temanya masih muslim wear yang kental dengan unsur budaya Indonesia. Dalam koleksi ini akan terlihat bagaimana indahnya Indonesia dengan keragaman budayanya.

Saya mengangkat tema Makkah Madinah Jannah dan memasukkan beberapa kain Nusantara kedalamnya.

Apa tantangan mengangkat tema ini?

Sebagai anak bangsa Indonesia, menjadi tantangan bagi saya untuk memperkenalkan tagline negara kita Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu juga. Itu yang perlu diketahui oleh dunia dan seharusnya diaplikasikan oleh seluruh makhluk di Bumi ini. No matter who you are, we are still human being.

Saya berasal dari negara yang mayoritas penduduknya muslim, harus bangga dan menunjukkan itu. Kita Indonesia, punya ragam budaya dan keyakinan yang berbeda-beda. Namun, kami tetap bisa satu dan menjadi bangsa indonesia yang santun serta saling menghormati satu sama lain.

Pesan apa yang hendak disampaikan di panggung internasional sekelas New York Fashion Week?

Tentu ini kan panggung international, banyak ragam budaya yang akan ditampilkan dari negara lain juga. Begitu pun dengan saya, yang akan membawa muslim wear serta ragam budaya negara saya.

Mudah-mudahan saya berharap kita semua dapat disejajarkan dan disamaratakan di mata dunia tanpa membeda-bedakan karya fashion hanya dari satu sudut pandang. Masing-masing partisipan mempunyai value terhadap karyanya.

Ada berapa koleksi baju yg akan dibawa festival nanti?

Total koleksi yang akan dibawakan ada 12 koleksi.

Dalam busana yang dibawa, apakah ada nuansa batik?

Tentu, ada beberapa look yang memakai padu padan kain batik. Tak hanya batik, saya juga membawa kain khas Kalimantan, yaitu sasirangan, yang mungkin masih belum sering dieksplorasi dan diekspos.

Mengakhiri perbincangan, desainer yang memiliki minat besarnya pada motif-motif yang etnik dan vintage ini mengharapkan doa dan dukungan moral dari masyarakat Indonesia agar tampil sempurna di ajang New York Fashion Week.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.