Sukses

8 Letusan Gunung Berapi Terbesar, Ada yang di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Agung yang berlokasi di pulau Bali memasuki status awas sejak 22 September 2017 lalu. Artinya, gunung berapi dengan ketinggian 3.031 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu diprediksi akan segera melutus.

Letusan vulkanik Gunung Agung pun diperkirakan lebih besar dari Gunung Merapi di Jawa dan Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Bahkan, total material vulkanik yang akan dimuntahkan Gunung Agung, bisa lebih dari 150 juta ton.

Namun, amukan Gunung Agung belum menjadi yang terdahsyat sepanjang sejarah dunia maupun Indonesia. Beberapa letusan gunung berapi yang pernah terjadi di masa lampau berdampak sangat parah di sebagian wilayah bumi. Bahkan ada yang menyebabkan musim dingin berkepanjangan atau yang populer dengan sebutan "The Year Without Summer".

Berikut 8 letusan terbesar gunung berapi sepanjang sejarah yang dikutip dari www.ranker.com:

1. Gunung Tambora

Erupsi terbesar gunung berapi dalam sejarah manusia terjadi pada 1815 silam. Sebuah gunung bernama Tambora yang berlokasi di pulau Sumbawa, Indonesia.

Letusan yang memuntahkan sekitar 400 juta ton material vulkanik itu menyebabkan 100 ribu orang meninggal dunia. Selain itu, beberapa kerjaan yang terletak di kaki Tambora juga musnah dan sempat hilang dari sejarah dunia.

Bahkan, dampak letusan gunung berapi Tambora juga dirasakan di sejumlah benua. Pada 1816, bumi pun memasuki musim dingin berkepanjangan yang dikenal dengan sebutan "The Year Without Summer". Akibatnya, gagal panen terjadi dan umat manusia mengalami kelaparan massal.

 

1 dari 3 halaman

2. Gunung Krakatau

Gunung berapi yang berlokasi di selat Sunda, Indonesia ini meletus pada 1883. Kekuatan letusannya diperkirakan mencapai 13.000 kali lebih besar dibanding daya ledak bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima pada 1945.

Letusan Gunung Krakatau disebut sebagai letusan terkeras sepanjang sejarah. Bahkan, suara letusannya bisa didengar hingga jarak 3.000 mil. Letusan juga memicu terjadinya Tsunami berketinggian 130 kaki. Letusan Krakatau juga menyebabkan 36 ribu orang meninggal dunia.

3. Gunung Vesuvius

Gunung berapi yang terletak di Italia ini meletus pada tahun 79. Letusan Vesuvius menyebabkan 16.000 orang meninggal dan membenamkan dua kota yakni Pompei dan Herculeneam.

4. Gunung Pelee

Gunung Pelee berlokasi di pulau Karibia yang menjadi koloni Prancis. Pada 1902, gunung ini ini meletus dan berdampak pada penuhnya sungai dengan pohon tumbang serta udara yang dikontaminasi belerang.

Letusan juga memuntahkan air panas yang merendam kota dan membunuh 29.000 orang.

5. Gunung Nevado del Ruiz

Letusan gunung berapi yang terletak di Kolombia ini, tercatat sebagai letusan gunung berapi paling mematikan nomor dua pada abad ke-20. Erupsi Nevado del Ruiz pada tahun 1985 membunuh sekitar 23.000 orang.

2 dari 3 halaman

6. Gunung Unzen

Gunung berapi di Jepang ini meletus pada 1792. Letusan dahsyatnya menyebabkan tsunami yang menelan 15.000 korban jiwa.

7. Gunung Kelud

Gunung berapi di Indonesia ini masih aktif dan punya sejarah letusan yang sangat besar. Letusan pada 1586 menyebabkan 10.000 orang meninggal dunia. Sementara letusan pada 1919 menelan korban meninggal 5.000 orang.

8. Gunung Laki

Gunung di Islandia ini meletus pada 1783. Memuntahkan 120 juta ton gas dan menewaskan 20 persen populasi Islandia atau sekitar 9.350 orang karena kelaparan.

Letusan yang mengeluarkan belerang itu juga berdampak global karena menyebabkan Eropa mengalami gagal panen, kekeringan di India juga kelaparan di Jepang dan Mesir.

Bahkan sejarawan menyebut, erupsi Gunung berapi Laki juga memicu Revolusi Prancis. Alasannya, kelaparan menjadi isu utama yang diprotes warga pada penguasa Prancis kala itu.

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Saksikan video menarik berikut ini: