Sukses

Kuliah di Jerman, Gita Savitri Menginspirasi Warganet Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Netizen pasti sudah tidak asing dengan Gita Savitri Devi, atau yang lebih akrab disapa Gitasav. Wanita berhijab yang berkuliah di Jerman ini ternyata membawa pengaruh besar untuk anak-anak muda di Indonesia.

Dalam satu tahun belakangan, Gita meramaikan YouTube dengan konten-konten yang ia bagikan dalam channel pribadinya, Gitasav. Konten yang ia bagikan tersebut merupakan konten-konten yang ia sajikan secara natural dan sangat informatif dalam vlog kesehariannya yang berjudul "Videonya Gita".

Walau tinggal di Jerman, Gita tidak jarang memberikan opini terhadap isu-isu yang sedang menjadi topik perbincangan utama di Indonesia juga dunia. Ia bahkan membuat segmen khusus untuk bahasan-bahasan tersebut dalam channel Youtube-nya yaitu segmen "Beropini".

Karya Buku Pertama Gitasav

 

Tidak jarang pula Gita mengajak teman-teman Indonesianya yang juga tinggal di Jerman untuk diskusi berbobot "Tentang Jerman" sebagai konten video dalam channel YouTube-nya. Video Q&A pun beberapa kali Gita lakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari para audiensnya.

Pada bulan Juni kemarin, Gita pulang ke Indonesia dan beberapa kali mengadakan acara meet & greet dengan anak-anak muda yang mengaku terinspirasi olehnya. Gita tidak menyangka bahwa dirinya ternyata membawa pengaruh besar bagi anak-anak muda di Indonesia.

Tidak hanya berkarya di dunia maya, di awal bulan September ini Gita baru saja merilis sebuah buku yang berisi pengalaman-pengalaman serta perjalanan hidupnya, berjudul "Rentang Kisah". Terbukti menginspirasi, buku pertama Gita menembus cetakan kedua dalam bulan yang sama. 

Penulis:

Alca Octaviani

Universitas Multimedia Nusantara

 

Jadilah bagian dari Komunitas Sahabat Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: SahabatLiputan6@gmail.com serta follow official Instagram @sahabatliputan6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.

Artikel Selanjutnya
Mahasiswi Ini Merantau Demi Membanggakan Orang Tuanya di Kampung
Artikel Selanjutnya
Ikut CJA, Mimpi Pemuda dari Desa Itu Perlahan Terwujud