Sukses

6 Penembak Jitu Melegenda, Salah Satunya dari TNI

Liputan6.com, Jakarta 5 Oktober merupakan hari bersejarah bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di Dirgahayu ke-72, TNI tidak hanya berperan untuk menjaga keamanan Indonesia tapi juga menorehkan sejumlah perestasi.

Salah satu dari anggota TNI tersebut malahan masuk ke dalam daftar sejarah penembak jitu terkenal di dunia. Siapa dia? Berikut daftarnya:

1. Simo Häyhä, Finlandia

Source: i.ytimg.com

Terkenal dengan julukan "white death" membuat Häyhä terkenal sebagai sniper tersukses sepanjang masa. Tubuhnya yang kecil dengan topeng putih merupakan bentuk klamufase yang Häyhä lakukan. Kamuflase yang dibuatnya sukses membunuh 505 tentara Jerman pada perang musim dingin. Häyhä meninggal pada usia 92 tahun 2002.

2. Fyodor Okhlopkov, Uni Soviet

Source: news.iltumen.ru

Pada awalnya, dia ditugaskan pada posisi senapan mesin. Kemudian tahun 1942 dia mendapat tugas untuk menjadi seorang sniper. Okhlopkov dikenal sebagai sniper Soviet yang paling efektif pada Perang Dunia II dengan 429 tentara yang terbunuh. Dia bahkan mendapatkan gelar pahlawan Uni Soviet pada 1965.

1 dari 3 halaman

3. Tatang Koswara, Indonesia

Nama Tatang Koswara masuk ke dalam daftar Sniper's Roll of Honour di dunia. Pelurunya bahkan sudah mengenai 80 tentara musuh di medan perang. Rekor tersebut diberikan padanya pada saat terjadi perang di Timor Timur.

Tatang Koswara meninggal pada 3 Maret 2015 di usia 68 tahun. Prestasi Tatang sebagai bagian dari TNI membuat warga Indonesia turut bangga.

4. Carlos Norman Hatcock, Amerika Serikat 

Source: thechive.files.wordpress.com

Saat perang Vietnam berlangsung, kepala Carlos dihargai US$ 30 ribu. Hal ini disebabkan Carlos terkenal sebagai sniper yang paling ditakuti. Dia juga dinobatkan sebagai sniper terbaik dalam sejarah Amerika. Perkiraan jumlah tentara yang pernah terbunuh olehnya mencapai 93 orang.

 

2 dari 3 halaman

5. Francis Pegahmagabow, Kanada

Francis dikenal sebagai sniper paling produktif pada Perang Dunia I. Tentara Jerman yang terbunuh di tangannya mencapai hampir 400 orang. Dari jumlah tersebut, Francis mendapatkan tiga kali penghargaan militer.

6. Lyudmila Pavlichenko, Uni Soviet

Source: businessinsider.com

Pavlichenko dikenal sebagai sniper perempuan tersukses di dunia. Saat Jerman mulai menginvansi Uni Soviet, situasi tersebut mendorongnya untuk terjun menjadi seorang tentara.

Bersama dua ribu sniper perempuan lainnya, Pavlichenko menjadi salah satu sniper paling menonjol. Jumlah tentara Jerman yang terbunuh mencapai 309 orang. Setelah perang berakhir, Pavlicheko memutuskan untuk berhenti dari militer dan menjadi sejarawan.

(Ai)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.