Sukses

Intip Keunikan Hotel Bekas Kontainer yang Bisa Tampung 188 Orang

Liputan6.com, Jerman - Tren bekas kontainer yang dijadikan hunian dan juga hotel tampaknya akan tetap bertahan hingga akhir tahun ini. Nah, berikut satu lagi hotel di Jerman yang dibangun dari bekas kontainer.

Hotel the Dock Inn di daerah Warnemünde ini baru saja dibuka beberapa bulan lalu, dan menjadi hotel pertama di Jerman yang menggunakan kontainer bekas.

Hotel unik ini memiliki 64 kamar yang dapat menampung tamu sebanyak 188 orang. Sebuah kontainer berukuran 25 meter persegi yang dibangun dengan menyusunnya dan menyambungnya dengan las.

Warnemünde adalah sebuah pelabuhan yang sibuk berada di pinggir kota Rostock di Mecklenburg. Hotel ini pun sangat dekat dengan pantai. Tamu hotel hanya butuh waktu 12 menit untuk berjalan kaki menuju pantai.

Salah satu keunikan dan keunggulan hotel yang berada dekat pelabuhan tentu saja pemandangan pelabuhan yang super sibuk. Tamu hotel akan disuguhi pemandangan kesibukan pelabuhan yang hilir mudik membawa kontainer barang.

Begitu juga dengan lingkungan hotel yang memilih tema industri. Bahkan pipa-pipa yang menjadi strukturnya pun dibiarkan terbuka dan dapat dilihat secara telanjang.

Hotel unik dari bekas kontainer ini memiliki 42 double room, dua kamar suites, 15 dorm dengan masing-masing empat kasur di dalamnya, dan 5 dorm yang memiliki lima tempat tidur, jangan khawatir dengan barang berharga karena hotel ini juga menyediakan loker untuk tamu yang meningap di dorm.

Nah, buat yang sering menginap di hotel pasti paham dong beberapa fasilitas yang bisa digunakan sendiri seperti dapur, ruang makan dan restoran bahkan bar yang bisa menampung hingga 110 orang.

Selengkapnya bisa kamu baca di sini.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
6 Rumah Unik Tak Kasat Mata, Bikin Bengong yang Melihatnya
Artikel Selanjutnya
TAU, Perusahaan Jepang Spesialis Mobil Rusak