Sukses

Tukang Selingkuh Hingga Homo, Ini 5 Suami Terburuk dalam Sejarah

Liputan6.com, Jakarta Membina rumah tangga tidaklah semudah yang dibayangkan. Pernikahan bak putra dan putri raja, terkadang hanya dongeng belaka. Kenyatannya, banyak duri dalam pernikahan yang harus dihadapi.

Dalam permasalahan di rumah tangga, wanita seringkali menjadi korban. Berikut ini, lima suami paling buruk dalam sejarah seperti dilansir dari Pairedlife.

1. Raja Edward VII, menikah pada tanggal 10 Maret 1863

Sebagai pewaris tahta kerajaan, Edward VII merasa aturan kerajaan terlalu mengekangnya. Masa mudanya dihabiskan dengan bersantai dan bermain perempuan.

Pada usia 21, ia menikahi Putri Alexandra dari Denmark yang berusia 18 tahun. Selama pernikahan mereka, pasangan tersebut memiliki enam anak. Tapi bukan berarti Edward VII adalah suami yang setia. Ia diketahui memiliki 50 gundik, baik yang diketahui oleh istrinya atau tidak. Seperti tidak pernah puas, Edward VII juga diketahui sering mendatangi kawasan pelacuran di Paris.

Meski suaminya tukang main perempuan, Alexandra tetap bersikap baik bahkan pada gundik suaminya. Alexandra malah membiarkan salah satu gundik suaminya, Alice Keppel, untuk mengatakan "selamat tinggal" pada Edward VII di ranjang saat ia sekarat.

2. Ernest Hemingway, pernikahan pertama dari empat istri pada tanggal 3 September 1921

Saat berpartisipasi pada Perang Dunia I, Hemingway yang ditempatkan di Italia sebagai sopir ambulans jatuh cinta pada perawat bernama Agnes von Kurowsky yang lebih tua tujuh tahun. Meski tidak sampai menikah, Hemingway yang memiliki kecenderungan mencintai wanita lebih tua akhirnya menikah dengan Hadley Richardson yang lebih tua darinya.

Saat pergi ke Paris, Hemingway berselingkuh dengan reporter Pauline Pfeiffer hingga menyebabkan perceraian Hemingway dan Hadley pada 1927. Di tahun yang sama ia menikahi Pauline. Namun, pada tahun 1936, Hemingway kembali berselingkuh. Kali ini dengan Martha Gellhorn.

Pada November 1940 akhirnya ia memutuskan menikahi Martha. Hanya bertahan enam tahun, Hemingway berselingkuh lagi dan menikahi Mary Welsh. Pada tahun 1959, Hemingway mengalami depresi berat hingga ia mengakhiri hidupnya sendiri dengan menembak kepalanya pada tahun 1961.

 

1 dari 4 halaman

3. Norman Mailer, pernikahan pertama dari enam pernikahan: 1944

Sebagai seorang penulis Amerika yang terkenal, Mailer menikahi Beatrice Silverman sebelum PD II dimulai. Pernikahan itu tidak bertahan lama dan mereka bercerai pada tahun 1952.

Pernikahan kedua dengan Adele Morales pada 1954 menjadi yang paling terkenal dan mengerikan, kekerasan dan pertengkaran menghiasi rumah tangga mereka. Malahan pada suatu malam, pertengkaran keduanya berujung Mailer menusuk Adele di perut dan punggung dengan pisau lipat.

Namun demikian, Adele tidak mengajukan tuntutan pada suaminya karena takut. Bahkan saat Mailer beberapa kali menyerangnya lagi hingga keduanya berpisah pada 1962.

Mailer menikah empat kali lagi setelah itu dengan Lady Jeanne (1962), Beverly Bentley (1963), Carol Stevens (1980), Barbara Davis (1980). Selama pernikahannya, Mailer memiliki banyak hubungan dengan wanita lain.

2 dari 4 halaman

4. Albert Einstein, pernikahan pertama dari dua pernikahannya: 6 Januari 1903

Einstein dan istri pertamanya, Mileva Maric bertemu sebagai mahasiswa pada tahun 1896. Einstein menikahi Mileva yang merupakan satu-satunya wanita di kelas Einstein pada 1903.

Reputasi Einstein sebagai matematikawan dan fisikawan yang terkenal ternyata menutupi Mileva yang menderita tuberculosis. Wanita itu sering ditinggalkan dan merasa kesepian.

Sampai pada tahun 1912, Einstein berkenalan dengan sepupunya, Elsa Lowenthal. Elsa yang lebih tua dari Einstein mampu memanjakan pria itu dalam hal rumah tangga. Kenyamanan membuat Einstein mengajukan syarat yang harus dipenuhi Mileva jika ingin diceraikan, pernikahan mereka pun kemudian hanya bersifat bisnis belaka.

Ini berlangsung sampai Einstein menikahi Elsa pada 1919. Empat tahun kemudian, ia memiliki hubungan dengan sekretarisnya. Dia terus memiliki hubungan rahasia dalam urusan pernikahan yang berlandaskan kesepakatan.

3 dari 4 halaman

5. Oscar Wilde, menikah pada tanggal 29 Mei 1884

Pada masa itu, homoseksualitas adalah kejahatan di Victoria, Inggris. Untuk menutupi preferensi seksualnya, Oscar menikahi Costance Lloyd pada Mei 1884. Namun sesungguhnya hati Oscar hanya untuk Lord Alfred Douglas.

Sebagai bukti pernikahan hanya kedok, Oscar memilih tinggal di hotel dan jarang mengunjungi keluarganya setelah kelahiran anak keduanya. Walau demikian, perselingkuhan Oscar dan Alfred kemudian diketahui oleh ayah Alfred.

Oscar ditangkap dan dihukum penjara 2 tahun karena hubungan asmaranya dengan laki-laki. Sementara itu, Constance dibiarkan menanggung penghinaan atas skandal tersebut.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Seperti Kasus Pegawai BNN, Angka Suami Bunuh Istri Lebih Tinggi
Artikel Selanjutnya
Alami Kekerasan, Wanita India Sulit Dapat Pertolongan