Sukses

Top 3: Restoran Bawah Laut, Mantan Pacar Kahiyang Ayu

Liputan6.com, Jakarta - Perdaban Eropa terkenal dengan bangunan megah dan kokoh, sejak masa lampau. Sebut saja Parthenon Yunani di Athena dan Colosseum di Roma.

Pada masa sekarang, pembuatan bangunan-bangunan spektakuler di Eropa juga tetap dilakukan. Salah satunya, sebuah perusahaan di Norwegia yang merancang bangunan tiga tingkat dilengkapin jendela panorama. Dari jendela itu, pengunjung dimungkinkan "melakukan perjalanan" ke dalam laut.

Artikel seputar bangunan bawah laut itu menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca CItizen6, Liputan6.com.

Sementara itu, artikel tentang fakta-fakta Haydar Pratama, sang mantan terindah Kahiyang Ayu menempati urutan kedua terpopuler. Diikuti artikel seputar warga Jakarta yang menghabiskan 22 hari dalam setahun di tengah kemacetan.

Berikut top 3 Citizen6:

1. Seperti Beton Tenggelam, Ini Sebenarnya Restoran Bawah Laut

ropa kaya dengan bangunan bersejarah yang arsitekturnya menakjubkan. Sebut saja Parthenon Yunani di Athena, Colosseum di Roma, dan Menara Eiffel di Paris. Namun bagaimana bila nuansa modern dipadukan dengan arsitektur menakjubkan? Restoran bawah air jawabannya.

Selengkapnya..

 

1 dari 3 halaman

2. Tak Kalah Ganteng, Ini 3 Fakta Haydar Mantan Pacar Kahiyang Ayu

Anak kedua Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu memang akan melangsungkan pernikahannya bersama Bobby Nasution pada 8 November 2017, di Solo, Jawa Tengah.

Selain berbagai persiapan pernikahan calon mempelai yang menjadi perhatian publik, ternyata sosok Muhammad Haydar Riva'i Pratama, atau lebih dikenal dengan Haydar Pratama, pun mencuat dan menjadi perbincangan viral di jejaring sosial.

Selengkapnya..

2 dari 3 halaman

3. Macet, Warga Jakarta Habiskan Waktu di Jalan 22 Hari per Tahun

Warga Jakarta, pernahkah Anda menghitung berapa banyak waktu yang dihabiskan di jalanan karena macet? Siapa sangka, warga Jakarta menghabiskan waktu paling lama di jalanan ketimbang warga kota besar Asia lainnya.

Hal ini terungkap dari penelitian terbaru yang dilakukan Uber dengan Boston Consulting Group. Menurut studi tersebut, warga Jakarta rata-rata menghabiskan 22 hari dalam setahun di jalanan. Jumlah tersebut sama dengan jatah cuti dua tahun karyawan.

Selengkapnya..