Sukses

Fakta Menarik CJA Balikpapan, dari Gender hingga Pendidikan

Liputan6.com, Balikpapan Di tiga kota penyelenggaraan Citizen Journalist Academy (CJA) Energi Muda Pertamina, selalu punya catatan menarik. Tak terkecuali di Balikpapan, Kalimantan Timur. Beberapa fakta dan cerita dari Kota Minyak ini pun, ternyata menarik diulas. Lima di antaranya adalah:

1. Mayoritas Anak Teknik

Dituntut menggeluti dunia jurnalistik, ternyata hanya sebagian kecil dari finalis CJA Balikpapan yang berlatar pendidikan tulis-menulis, protokoler, ataupun penyiaran. Sesuai dengan karakteristik Balikpapan sebagai kota industri, maka mereka pun kebanyakan berasal dari kampus-kampus vokasi. Dari 30 jumlah finalis awal, 14 di antaranya merupakan mahasiswa teknik. Jurusannya pun sangat jauh dengan dunia jurnalistik. Adapun latar belakang mereka, adalah teknik kimia, material, komputer, mesin, sampai perminyakan. Selain 14 mahasiswa itu, latar belakang 16 finalis lain pun tak banyak berkaitan dengan bidang jurnalistik. Yang paling mendekati hanya jurusan Ilmu Komunikasi, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia maupun Inggris. Meski begitu, mereka tetap menunjukkan kemampuan mereka di bidang jurnalistik, sesuai bidang masing-masing, secara maksimal. Tak sekalipun dari mereka menjadikan latar belakang akademis sebagai alasan untuk manja, baik dalam peliputan berita maupun berbagai kegiatan lain yang diinstruksikan.

2. Ada Mahasiswa Baru, sampai Mahasiswa Senior

Citizen Journalist Academy terbuka bagi semua kategori mahasiswa. Tak ada batasan jurusan maupun tingkat perkuliahan. Keterbukaan itu membuat daftar nama finalis di Balikpapan juga dihuni mahasiswa dari berbagai tingkatan. Untuk kategori paling senior, CJA Balikpapan dihuni Sandy Septian, mahasiswa Stikom Balikpapan angkatan 2012, yang mengambil bidang videografi. Sementara paling junior, ada Orvil Anggy Zofar, mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda, yang baru masuk kuliah tahun ini, alias mahasiswa baru (maba), yang memilih bidang news presenting.

3. Komposisi Gender Paling Imbang

Di dua kota lain, yakni Jakarta dan Semarang, daftar finalis CJA didominasi para perempuan atau mahasiswi, dengan perbandingan lebih dari dua kali lipat dibanding finalis laki-laki. Namun di Balikpapan,30 finalis terdiri dari 15 laki-laki dan 15 perempuan. Bahkan sampai tahap eliminasi yang menyisakan 23 finalis pun, komposisinya masih relatif lebih imbang dibanding dua kota lain. Yakni 11 laki-laki dan 12 perempuan.

4. Bukan Cuma Balikpapan

Balikpapan menjadi satu-satunya kota di luar Pulau Jawa yang menjadi kota penyelenggara CJA. Tak heran, kesempatan untuk bergabung juga antusias diikuti oleh kota-kota di sekitarnya, terutama sang kota tetangga, Samarinda. Dari 30 mahasiswa yang tercatat sebagai finalis awal di awal, tujuh diantaranya berasal dari kampus di Samarinda. Mereka adalah Raden Roro Mira Budiasih, Dayanara Simamora, Sri Nurliyanti, serta Luhur Budi Firman Toyib, yang berasal dari Universitas Mulawarman. Lalu Adi Sucipto dan Orvil Anggy Zofar, dua mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda. Di luar itu, masih ada Wahyuni Luvitasari, yang merupakan mahasiswi Universitas Bina Nusantara (Binus) Online.

5. Punya Satu Penyiar Radio dan Dua Jurnalis Aktif

Meski masih mahasiswa, beberapa finalis CJA Balikpapan sudah memiliki pengalaman di bidang jurnalistik dan penyiaran. Dua finalis, Raden Roro Mira Budiasih dan Dayanara Simamora, saat ini masih tercatat sebagai jurnalis aktif di surat kabar harian terbesar di Kalimantan. Keduanya juga sama-sama bertugas di Samarinda, untuk salah satu rubrik tematik mingguan. Selain Mira dan Dayanara, ada Fitriayani Oktavia. Mahasiswi Universitas Balikpapan itu masih aktif sebagai penyiar untuk salah satu radio swasta di Balikpapan. Tak jauh dari bidang tersebut, di CJA, Fitri memilih bidang news presenting.

 

 

Ikuti juga liputan dan kegiatan Finalis Citizen Journalist Academy - Energi Muda Pertamina dari 3 kota di Indonesia melalui www.liputan6.com/pages/energi-muda-pertamina. Program creative mentorship dari Redaksi Liputan6.com, Indosiar bekerjasama dengan Pertamina untuk 90 mahasiswa kreatif yang telah lolos seleksi dari ribuan pendaftar di Jabodetabek, Semarang & Balikpapan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Studi: Lulusan Ilmu Komputer di AS Miliki Gaji Terbesar
Artikel Selanjutnya
Sekolah Internasional di RI Jadi Pilihan Siswa Asia Tenggara