Sukses

Saksikan Inspirato Bersama 3 Tokoh Inspiratif Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Dalam Inspirato bulan November kali ini, Liputan6.com menghadirkan sosok-sosok inspiratif dengan keahlian mereka di bidang masing-masing. Sebut saja seorang pemudi yang membuat kebun di tengah perkotaan karena miris dengan anak-anak yang tak mau menjadi petani. Atau tokoh yang turut berperan dalam pembangunan lintasan untuk monorel di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Ketiga tokoh itu yakni Dirut Pindad Abraham Mose, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, dan Penggiat Petanian Urban Siti Soraya Cassandra. Penonton Inspirato bulan November ini juga akan dihibur dengan penampilan Shima dan Dea.

Inspirato yang juga ditayangkan secara live streaming ini dilaksanakan pada:

Hari: Selasa

Tanggal: 21 November 2017

Pukul: 10.00 WIB - selesai

Lokasi: SCTV Tower lantai 8

 

Berikut profil ketiga tokoh tersebut:

 

1. Abraham Mose, Dirut Pindad

Lahir di Gorontalo 55 tahun yang lalu, beliau menyelesaikan pendidikan sarjana di jurusan Teknik Mesin Universitas Hasanudin dan Magister Manajemen di Universitas Padjadjaran. Sebelum menjadi Direktur Utama PT Pindah (Persero), ia pernah menjadi Direktur Utama Len Industri yang dilantik pada Agustus 2012.

Di bawah kepemimpinan Abraham Mose, Len sudah membuat beberapa program yang sudah terealisasikan, seperti pembuatan alat pembaca KTP Elektronik, pembangunan lintasan untuk monorel di Bandara Internasional Soekarno Hatta, pembangunan Len Technopark di Subang.

Len Technopark merupakan fasilitas produksi solarcell yang akan dibangun untuk memenuhi kebutuhan dari tingginya permintaan solarcell yang ada di pasaran Indonesia.

 

2. Sofyan A. Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN

Lahir di Aceh Timur, pada 23 September 1953, perjalanan beliau cukup panjang hingga menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia saat ini. Sofyan yang berasal dari keluarga sederhana, mencari uang dengan menjual telur itik untuk dapat mewujudkan cita-citanya.

Kegigihannya membuat ia bisa kuliah di Universitas Indonesia. Sampai ia berkenalan dengan Ratna Megawangi yang menjadi pasangan hidupnya. Beliau telah beberapa kali menduduki kursi menteri seperti Menteri Negara BUMN Republik Indonesia (2007-2009), Menteri Komunikasi dan Informasi (2004-2007), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (2014-2015), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (2015-2016). Beliau juga mengajar di sejumlah kampus ternama seperti Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran.

1 dari 2 halaman

3. Siti Soraya Cassandra, Penggiat Pertanian Urban

Lulusan twinning program Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan School of Psychology, University of Queensland ini sejak SMA aktif dalam debat. Ia bahkan pernah terpilih mewakili Indonesia dalam ajang World Schools Debating Championship di Kanada.

Setelah mengabdikan diri mengajar di daerah terpencil, Sandra memutuskan mendirikan Kebun Kumara, sebuah kebun di tengah kota, di antara bangunan beton tinggi menjulang. Sandra yang pernah menjadi None Kepulauan Seribu DKI Jakarta ini prihatin karena tak ada anak-anak yang mau bertani atau bahkan turun ke rumput.

Keprihatinannya itu membuatnya bersuara saat diundang ke Istana Bogor dalam rangka memeriahkan Sumpah Pemuda. Usulannya kepada presiden agar pendidikan sekolah juga mengajak anak-anak ke sawah, atau paling tidak jangan hanya di dalam kelas.

Program eksklusif ini bisa disaksikan secara langsung melalui video di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
FLS 2017 Buat Pemuda Indonesia Jadi Kreatif
Artikel Selanjutnya
Eka Kurniawan, Ikon Prestasi Indonesia yang Gaungnya Mendunia