Sukses

Astronot NASA Permalukan Pendukung Teori Bumi Datar di TV

Liputan6.com, Jakarta - Para penganut teori bumi datar seolah tak pernah kehabisan akal untuk membantah kenyataan bahwa bumi sebenarnya bulat. Namun, bagaimana bila mereka kemudian dihadapkan dengan seorang astronot?

Dalam acara TV Inggris, Good Morning Britain, terekam perdebatan seru antara penganut bumi datar dengan mantan astronot NASA. Kolonel Terry Virst adalah seorang pilot pemenang penghargaan dan belum lama pensiun dari NASA.

Terry pernah menghabiskan 200 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan merupakan komunikator yang mengagumkan. Saat berbincang dengan pembawa acara, Terry diberi pertanyaan terkait bentuk bumi sesungguhnya.

"Biarkan saya bertanya pada Anda: bumi ini bulat atau datar sebenarnya?" tanya salah satu pembaca acara.

"Bumi ini bulat," jawabnya.

"Bagaimana kita tahu?"

"Nah, jadi mereka menempatkan saya di pesawat luar angkasa. Mereka menekan tombol dan meluncurkan saya ke luar angkasa dengan kecepatan 17 ribu mil per jam. Syukurlah, saya terbang ke sisi lain. Jika Bumi ini rata, saya akan terus terbang," balas Terry.

 

Kemudian, seorang pria bernama Mark Sargent muncul melalui layar di belakang mereka. Pria ini merupakan seorang penganut teori bumi datar.

 

 

1 dari 2 halaman

Bantahan kaum bumi datar

"Saya pikir, bumi ini datar. Dan alasan terbesar adalah, jika kamu pergi ke pantai dengan kamera paling canggih dan melihat ke kejauhan, 10 hingga 15 tahun lalu kamu bisa melihat kapal keluar dari cakrawala," ujar pria itu.

"Sekarang, Anda bisa membawa mereka kembali ke bingkai. Yang perlu dilakukan cuma memutar tombol zoom," ucap Mark.

Terry kemudian mengeluarkan foto yang ia ambil di luar angkasa dan menunjukkan kelengkungan bumi yang berwarna biru dan sangat indah.

"Saya benar-benar pergi ke Antartika akhir pekan ini. Dari apa yang saya lihat, bumi ini bulat," ujarnya sambil tersenyum.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Heboh Meteor Meledak di Langit Michigan, Ini Kata NASA...
Artikel Selanjutnya
NASA Temukan Sistem Navigasi Luar Angkasa Berbasis X-Ray