Sukses

7 Latihan Militer Paling Ekstrem dan Tak Manusiawi

Liputan6.com, Jakarta - Militer identik dengan kata disiplin. Disiplin diperlukan dalam latihan mereka dan harus diajarkan dengan paksa. Namun, ada hal lain yang membuat para tentara istimewa: latihan mental dan fisik mereka.

Dalam latihan militer, tentara harus melewati banyak kesulitan untuk menjadi bagian dari abdi negara. Hampir tiap negara memiliki latihan militer berbeda untuk mempersiapkan anak buah mereka dapat bertarung di segala jenis medan.

Berikut beberapa latihan militer yang paling ekstrem dan kadang tak manusiawi seperti dilansir dari Wittyfeed.

1. Bermain-main dengan granat aktif

Mirip dengan kebanyakan rejimen pelatihan militer di negara lain, Tentara Pembebasan Rakyat China membentuk tentara mereka untuk perang. Meski semua latihan yang mereka lakukan setiap hari berbahaya, beberapa di antaranya lebih brutal daripada yang lain. Salah satunya adalah bermain-main dengan granat aktif.

Dalam hal ini, enam orang akan duduk dalam sebuah kelompok. Kemudian satu orang menarik pin granat dan mulai melewati teman-teman lainnya. Setelah semua orang terlewati, granat kemudian dilempar ke dalam lubang sementara mereka semua mencoba melompat sejauh mungkin dari ledakan tersebut.

2. Membunuh ayam dengan gigi

Negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea, Singapura, dan Indonesia menginvestasikan banyak waktu latihan mereka dalam tugas ini. Mereka diajarkan cara ini sehingga para tentara tersebut dapat tetap bertahan selama berbulan-bulan di hutan sebelum diselamatkan tim lain. Tentunya aplikasi membunuh dengan gigi tersebut juga harus bisa diterapkan pada hewan lainnya.

 

 

1 dari 4 halaman

3. Untuk menjadi pemimpin, harus lolos latihan pukulan mematikan

Korea Utara mendorong militernya untuk melampaui batas. Salah satu latihan yang mereka lakukan adalah memukul 22 lembar semen. Siapa yang berhasil memecahkan semua lembar semen secara sekaligus, akan diangkat menjadi pemimpin. Untuk menguatkan tangan mereka, mereka melakukan latihan meninju pohon dengan kuat ribuan kali sehari.

4. Menghancurkan rumah

Di ibu kota Jordan, Amman, Raja Abdullah telah mendirikan Pusat Pelatihan Operasi Khusus Raja Abdullah (KASOTC). Pusat ini terdiri dari apartemen, kompleks, kedutaan besar, bandara, pesawat terbang dan hangarnya. Bisa dibilang, ini tempat bermain yang sempurna bagi perwira militer.

Raja Abdullah telah menggunakan lebih dari 6.000 hektar tanah untuk menciptakan tempat memukau bagi tentaranya lengkap dengan rumah-rumah kosong. Di antara rumah-rumah kosong tersebut, mereka akan berlatih menembak, meledakkan, dan lain-lain. Fasilitas ini juga mencakup kamera 360 derajat untuk menangkap keberanian tentara mereka selama latihan.

2 dari 4 halaman

5. Tetap waspada meski dalam keadaan mabuk

Pasukan Filipina memiliki cara unik untuk berlatih. Sekelompok orang dilatih secara khusus untuk bertahan hidup di udara, laut, dan di darat. Perwira tentara ini dituntut untuk dapat beroperasi meski dalam kondisi apapun.

Bahkan dalam salah satu sesi latihan yang disebut "Hell Blast," mereka dipaksa untuk minum alkohol tingkat tinggi dan kemudian diperintahkan untuk tetap waspada. Naval Special Operations Groups (NAVSOG) mengatakan dalam situasi ini Anda bisa melhat siapa yang paling berani dari semua tentara tersebut.

6. Menghancurkan kotak beton menyala dengan dahi

Salah satu negara terberat dalam latihan militer adalah Belarus. Sejarah kediktatoran di negara ini membuat tentara mereka dituntut menjadi yang terbaik. Untuk itu, para tentara tersebut bahkan harus menjalani latihan pemecah tulang yang terkadang mematikan.

Pada salah satu hari perayaan, mereka akan saling memamerkan kekuatan, kesabaran, ketangguhan, dengan tantangan-tantangan berbahaya seperti memecahkan blok semen yang terbakar di dahi mereka, bertelanjang dada di suhu terendah, dan lainnya.

3 dari 4 halaman

7. Melewati padang pasir dengan bekal tipis

Ini merupakan salah satu latihan terberat yang pernah dilakukan tentara Inggris. Tentara mereka ditugaskan melewati hutan dan padang pasir yang sangat jauh. Tak hanya itu, mereka diharuskan membawa ransel yang begitu berat dan hanya satu botol air dan senapan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Operasi 'Ranting Zaitun', Turki Bombardir Militan Kurdi di Suriah
Artikel Selanjutnya
Presiden Erdogan: AS Bangun Tentara Teror di Perbatasan Turki