Sukses

Si Jahat Perusak Hubungan yang Harus Dijauhi, Ini 5 Ciri-cirinya

Liputan6.com, Jakarta Menjalankan suatu hubungan, kadangkala tak semudah seperti pada awal memulainya. Untuk menyatukan kedua pikiran yang berbeda, sebenarnya juga sulit untuk dilakukan.

Oleh karena itu, saling mengerti dan memahami satu sama lain menjadi hal terpenting untuk dilakukan jika kamu meninginkan hubungan yang awet.

Agar hubunganmu bisa tahan lama, kamu perlu memperhatikan tanda-tanda ini. Melansir Shared, Kamis (11/1/2018) berikut ini merupakan lima hal yang perlu diwaspadai karena dapat merusak hubungan.

1. Berlebihan dalam mengkritik pasangan

Ilustrasi Foto Bertengkar dengan Pasangan (iStockphoto)

Tak semua orang bisa bersifat dan berperilaku sempurna seperti yang kita inginkan. Adakalanya terdapat tindakan bodoh dari pasangan kita, yang mungkin tak bisa membuat kita tahan.

Bukan menjadi masalah jika kamu mengkritiknya. Namun jangan seluruh tindakan kecil dan kesalahan yang ia buat selalu kamu kritik. Hal ini dapat mengakibatkan pasanganmu justru berubah menjadi membencimu dan hubungan malah bisa hancur.

1 dari 3 halaman

2. Berpura-pura mendengarkan

Hadirnya pasangan bisa menjadi salah satu tempatmu untuk berbagi perasaan senang dan sedih. Mungkin ada saatnya kamu merasa bosan dengan kisah yang selalu pasanganmu ceritakan.

Sehingga kamu berpura-pura mendengarkannya agar membuatnya senang.

Nyatanya, cara ini tak tepat dan sangat tidak menghorati pasanganmu. Dalam hubungan pasangan, komunikasi merupakan hal utama yang tak boleh dilupakan. Oleh karenanya, harus selalu ada komunikasi yang berjalan secara dua arah dalam hubungan.

Kamu bisa bicara dengannya secara baik-baik jika kamu merasa tak sedang ingin mendengarkan atau malah sebaliknya, kamu lebih terbuka dan berbicara dengan pasanganmu tentang hal-hal yang telah kamu lalui.

Komunikasi antara satu sama lain dapat mencegah kejenuhan dalam hubungan.

3. Mencoba mengubah pasanganmu

 

Ilustrasi Foto Pertengkaran Suami Istri (iStockphoto)

Semua orang diciptakan tak sempurna, ada kelebihan dan ada kekurangan. Dengan adanya cinta, maka kelebihan dan kekurangan seseorang bisa diterima apa adanya. Namun, kadangkala kekurangan seseorang kerap kali tak diterima oleh banyak orang.

Itulah sebabnya mereka memaksakan kehendak kepada pasangan agar berubah sesuai dengan keinginan mereka. Tindakan tersebut tak hanya dapat melukai pasanganmu, tetapi juga menyebabkan mereka membencimu.

Ada baiknya untuk terbuka melakukan perubahan perlahan dan melakukan pendekatan yang lebih ramah jika, kekurangan pasanganmu cenderung pada hal-hal yang negatif.

2 dari 3 halaman

4. Cenderung hanya bersama pasangan

Salah satu kelebihan mempunyai pasangan ialah ada teman setia yang dapat menemanimu dalam hal apa pun. Sayangnya, tak selalu hubungan dalam hidup kita berpaut hanya dengan orang yang sama.

Pasanganmu pasti juga punya teman dan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Jika kamu selalu menempel dan bergantung kepada pasanganmu tindakan tersebut dapat menganggunya.

Hal yang bisa terjadi malah mengakibatkan pertikaian karena adanya anggapan tak saling pengertian satu sama lain. Tak selalu hal-hal dalam hidup kita terpaku dalam hubungan. Oleh karenanya, penting untuk memberikan sedikit jarak personal.

5. Selalu menyalahkan satu pihak

 

Ilustrasi Foto Pertengkaran Suami Istri (iStockphoto)

Keawetan suatu hubungan bisa berjalan apabila keduanya saling menyadari kesalahan masing-masing. Tak melulu satu pihak berbuat salah dan bertanggung jawab atas segala apa pun. Biasanya pasangan pria yang selalu merasa bersalah dan meminta maaf pada wanita.

Adakalanya kita menyadari letak kekurangan dalam diri kita sendiri ketika menjalin sebuah hubungan. Siapa tahu ternyata kesalahan yang terjadi bisa disebabkan dari tindakan kita sendiri.

Dengan adanya pasangan, seharusnya satu sama lain saling membantu menyelesaikan masalah secara bersama.

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Pasangan Zodiak ini Akan Jadi Pasangan Sempurna, Penasaran?
Artikel Selanjutnya
6 Zodiak dengan Reputasi yang Paling Buruk