Sukses

Tangis Haru Nenek yang Diwisuda Setelah 79 Tahun Berjuang

Liputan6.com, Jakarta - Seorang wanita lanjut usia tak kuasa menahan tangis saat diwisuda ketika umurnya mencapai 97 tahun. Margaret Thome Bekema dari Michigan, menangis haru saat ia diberikan ijazah kehormatan di depan keluarga dan teman-temannya.

Ia dijadwalkan lulus dari Grand Rapids Catholic Central High School pada tahun 1936, tapi terpaksa berhenti pada usia 17 tahun untuk merawat saudara kandung dan ibunya yang sakit kanker. Namun, berkat kerabat jauhnya, Margaret menerima ijazah kehormatan, 79 tahun setelah dia seharusnya diwisuda.

"Aku ucapkan terima kasih paling tulus dari lubuk hatiku," kata Margaret dalam pidato yang ia berikan.

Menurut dia, keputusan untuk berhenti sekolah dan mengurus keluarga adalah pilihan paling sulit yang pernah ia buat sepanjang hidupnya. Ia sangat menyukai sekolah dan memiliki banyak teman. Amat berat baginya harus meninggalkan sesuatu yang ia cintai kemudian menjadi tulang punggung keluarga.

 

1 dari 2 halaman

Menginspirasi

Kepala Sekolah Grand Rapids Catholic Central High School, Greg Deja menggambarkan Margaret sebagai pribadi yang rela berkorban dan melayani keluarganya.

"Ia memberikan inspirasi bagi kami karena pilihannya mewakili semua nilai kasih yang kami ajarkan pada siswa," ujar Greg seperti dilansir dari Insidereaders.

Upacara wisuda kehormatan itu sendiri digambarkan penuh khidmat. Meski Margaret duduk di kursi roda, ia tak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagia di wajahnya.

"Aku seperti melihat kilasan masa muda yang pernah aku lalui. Ini rasanya luar biasa," pungkas Margaret.

Artikel Selanjutnya
Mengharukan, Bocah Pasien Kanker Ini Tetap Semangat Ikut Ujian
Artikel Selanjutnya
Kisah Kelam Hidup Virginia Woolf, Sosok Google Doodle Hari Ini