Sukses

Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, 200 Mahasiswa Universitas Pancasila KKN di SDN Gobang, Rumpin, Bogor

Liputan6.com, Jakarta  

200-an mahasiswa Kampus Universitas Pancasila Jakarta turun tangan membantu memperbaiki SDN 04 Gobang, Kampung Kukuh Sumpung 004/002 Desa gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini merupakan salah satu upaya menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Mulai hari ini (12/2) kegiatan secara resmi yang dilepas Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Wahono Sumaryono didampingi, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan & Alumni Drs. Agus Purwanggana, M.Si. serta Ketua Pelaksana Gregorio Agung Ronald bakal berakhir pada 22 Februari.

Ketua Senat Keluarga Mahasiswa Universitas Pancasila (KMUP) Periode 2017/2018, Muhammad Mirza Saputra adalah tokoh dibalik kegiatan ini. Dialah yang mencetuskan ide untuk membantu anak-anak Sekolah Dasar di Bogor ini. "Ini pertama kalinya dilakukan oleh Senat Keluarga Mahasiswa Universitas Pancasila dengan melibatkan 7 Sema Fakultas karena biasanya KKN di lakukan per Fakultas,"ujar Mirza.

Di media sosial, menurut salah satu pegiat media sosial yang juga peserta KKN, Maya, mengungkapkan kegiatan ini mendapat respon sangat positif. Tak heran bila beberapa donasi berupa buku, alat tulis dan peralatan shalat disampaikan kepada tim peserta KKN.

“Saya rasa sudah seharusnya para mahasiswa turun langsung ke lapangan serta melihat keadaan yang sebenarnya sehingga tahu yang menjadi permasalahan kenapa di daerah tersebut masih kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah. Bukan malah memberikan kartu kuning ke Presiden. Saya rasa sikap itu tidak etis. Kita sebagai mahasiswa harus tahu cara mengkritik yang baik. Mengkritik beda jauh dengan menghina,”ujarnya.

Humas Universitas Pancasila Refi Ardiansyah menyebutkan berbagai kegiatan yang dijalankan para mahasiswa peserta KKN yang memberi tajuk kegiatan mereka dengan sebutan "Pancasila Mengabdi". "Renovasi gedung sekolah, pembangunan jalan, baksos dan penyuluhan kesehatan untkuk warga, perbaikan MCK dan pengairan air bersih, memberi sumbangan untuk anak-anak, kegiatan belajar mengajar yang disertai dengan bermain dan olahraga, membagikan alat-alat kebersihan dan kegiatan belajar mengajar,"ujar Refi.

"Tujuan KKN bukan semata-mata ingin memberikan apa yang kita miliki untuk kemajuan daerah dan bangsa tetapi juga memberikan kesempatan pada para anak didik kami (mahasiswa) untuk belajar langsung pada masyarakat," tandas Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Wahono Sumaryono. (Maya)

 

Artikel Selanjutnya
Tiga Sekolah Dasar di Meksiko bernama Indonesia
Artikel Selanjutnya
Ratusan Siswa 'Siluman' di Medan Tak Kunjung Bisa Sekolah