Lomba Teriak Guncangkan ITS Surabaya
Dilaporkan oleh:
Alif Januar
Citizen6, Surabaya: Gedung Robotika ITS diguncang dengan suara yang intensitasnya mencapai seratus desibel lebih. Namun kebisingan itu bukan kebisingan biasa. Kebisingan itu sengaja dibuat oleh siswa-siswi SMA se-Jawa Timur. Mereka sedang mengikuti lomba teriak yang digelar dalam rangkaian acara Engineering Physics Week (EPW) yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika ITS pada, Sabtu (4/2). '' Acara ini hanya bertujuan untuk meramaikan EPW ini saja,'' ungkap Benny Adi Nugraha selaku koordinator lomba teriak ini. Memang bukan hanya lomba teriak saja yang diadadakan dalam EPW kali ini. Tapi ada juga Engineering Physics Challenge (EPC), Workshop For Roboholic (WFR), dan Indonesia Line Tracer Competition (ILTC).

Lomba yang digagas oleh Kepala Laboratorium Rekayasa Akustik dan Fisika Bangunan,Dr. Dhany Arifianto dan administrator Laboratorium Rekayasa Akustik dan Fisika Bangunan, Jurusan Teknik Fisika ITS Surabaya ini terbilang mudah. Peserta hanya perlu berteriak sekencang mungkin dalam radius dua meter dari alat pengukur intensitas bunyi, Sound Level Meter (SLM). Maka dari alat tersebut akan terukur berapa intensitas suara yang dihasilkan. ''Apabila intensitas suara peserta tersebut mencapai 115 desibel, maka akan mendapatkan hadiah sebuah mug,'' jelas Benny menambahkan. Khusus untuk peserta yang mampu menghasilkan suara dengan intensitas tertinggi, maka akan mendapatkan sebuah handphone Android. '' Pemenang akan diumumkan pada akhir rangkaian acara ini yaitu pada, Minggu (5/2),'' tutur Benny lagi.

Hashri Kartika, siswa SMAN 5 Surabaya, mengungkapkan lomba ini bisa menjadi alternatif menyalur hasrat dan emosi. ''Tim saya gagal dalam lomba line tracer, maka saya ingin melampiaskannya dilomba ini,'' aku Hashri. Alhasil Hasrhi Kartika pun menyabet HP Android Samsung Galaxy dengan teriakannya yang nyaris 120 desibel. "Dengan cara unik ini, kami coba kenalkan keilmuan Teknik Fisika dalam bidang Akustik dan Fisika Bangunan, " jelas Alif Januar, selaku Koordinator Asisten Laboratorium Akustik dan Fisika Bangunan. Dengan mengakrabkan istilah desibel, tingkat tekanan bunyi, dan juga alat ukur tingkat tekanan bunyi, yaitu Sound Level Meter (SLM), secara tidak langsung akan menambah wawasan pelajar SMA mengenai keilmuan bidang ini.

Dalam EPW kali ini Laboratorium Rekayasa Akustik dan Rekayasa Bangunan juga mendirikan stand untuk hearing test atau tes pendengaran. '' Alat ini memang digunakan untuk mengukur kepekaan telinga, '' ujar Mifta Nur Farid. Tes ini dilaksanakan gratis untuk setiap pengunjung yang ingin memeriksa pendengarannya. Tujuan tes ini tak lain adalah menguji apakah telinga peserta tes masih normal atau mengalami gangguan. ''Jika ada gangguan kami juga mengadakan kerja sama dengan rumah sakit Dr Soetomo Surabaya untuk ditindak lanjuti, '' ujar Farid seraya tersenyum. Hearing test ini menggunakan program yang dirancang mahasiswa Jurusan Teknik Fisika sendiri. Tes ini dilakukan dengan memperdengarkan suara melalui earphone pada peserta. Kemudian peserta diminta mengindetifikasi suara yang didengar. Nanti akan keluar hasilnya berupa grafik tingkat kerusakan pendengaran. (Pengirim: Alif Januar R)


6 Februari 2012 | 14:39 WIB | 18 Comment | 20604 View

Share
Komentar »
qLwtrrTrQOzob | 2012-03-12 06:10:29
gvCZvY uanusphfqdgd
mZxLCqoTo | 2012-03-10 16:47:04
PW9Peq , [url=http://wfbvfwvblhgz.com/]wfbvfwvblhgz[/url], [link=http://fxjotbcjdoqr.com/]fxjotbcjdoqr[/link], http://fwzhowjjanyn.com/
yzfHaqKDwBduPLtx | 2012-03-09 12:38:02
8LL5co fksmpcbiwkyy
UydOCCZAWEFauLFiK | 2012-03-04 16:39:02
wa'alaikum salam,1-saudara harus bersyukur kenraa masih diberikan banyak kebaikan nikmat xxxxx dan Iman spt sedar bahawa apa yg dilakukan sekarang adalah salah.2-menjaga solat & berkawan dgn teman2 yang baik mesti diteruskan3-mesti bertaubat dengan ke
wEQz_ | 2012-02-14 13:32:47
wah kereeennn... tahun depan ada lagi ga kk??
desi | 2012-02-12 20:30:58
@kiyoi ai: ah... masa sih???
kiyoi ai | 2012-02-09 23:34:13
sangat,amat sangat tidak sesuai ajaran rosuululloh saw.
joko | 2012-02-08 19:45:44
ih wow
wild_ant | 2012-02-08 12:56:04
sepertinya akan menjadi slogan yang bagus.. "ujar farid seraya tersenyum" ayo terus berkreatifitas..
garry | 2012-02-08 12:04:46
its awesome!!!
Joko | 2012-02-07 19:23:36
cara yang kreaif untuk mengenalkan ilmu, dengan mengakrabkan istilah lah salah satu nya. Maju Terus ITS!
rara | 2012-02-07 18:54:37
yang senyum itu farid adikku bukan ya?
murdiono | 2012-02-07 18:49:08
memang filosofi dari lomba ini sebenarnya apa? kok bisa mewakili keteknikan? harus ada setpoint dan fungsi transfer berdasar persamaannya dong...
supeno | 2012-02-07 18:45:14
wah bisa dicontoh juga nih
Dhany | 2012-02-07 18:44:27
wah, mahasiswa ITS makin kreatif aja ya. Maju terus lah ITS.. ITS CAK!!
dadang | 2012-02-07 18:43:34
wah... kapan nih mampir ke bandung? ko ITB ga ada ya?
Aldi | 2012-02-07 18:43:32
wah jadi tertarik nih, klo mau tau lebih banyak atau mau ikutan gimana nih caranya?
didit e, | 2012-02-07 18:19:27
semangat trus mas farid! cie... "ujar farid seraya tersenyum". :)
Tulis Komentar »
Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


Coypyright © 2000-2011 Liputan 6 ® All Rights Reserved.
Liputan 6 is a Program of Surya Citra Televisi, Subsidiary Company of PT Surya Citra Media, Tbk.
Created & Developed by SCTV Multimedia & Liputan6 Website Team
Follow Us:
twitter facebook rss