Bupati Kesal Proyek Bangunan Sekolah Kayak Gado-gado

on Dec 02, 2012 at 15:17 WIB

Citizen6, Simalungun: Bupati Simalungun JR Saragih bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Gideon Purba melakukan sidak ke sejumlah proyek bangunan sekolah yang sedang dalam pembangunan di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Beberapa proyek bangunan sekolah yang didatangi pada Minggu 2 Desember 2012 adalah proyek pembangunan SMPN 1 Raya, SD 091316 Raya, dan SD Plus Raya. Di lokasi proyek pembangunan sekolah SMP 1 Raya, Saragih terlihat kesal dengan situasi proyek yang kualitasnya dan bentuk bangunannya seperti asal jadi.

"Kayak gado-gado," kesal Saragih.

Sidak ini dilakukan setelah Saragih mendapat informasi adanya sejumlah pekerjaan proyek pembangunan sekolah yang tidak sesuai dengan perencanaan. Setelah melihat sendiri kualitas proyek yang sedang dalam pengerjaan tersebut, dia terlihat kesal dan meminta agar konsultan proyek segera memperbaiki kualitas pekerjaan sejumlah proyek pembangunan tersebut.

Dengan didampingi Kepala SMPN 1 Raya Toni Pelman Purba, Saragih mengungkapkan kekesalannya. “ Masak jalan sekolah seperti ini bangunannya kayak kuburan saja,” cetus Saragih dengan nada tinggi. Kemudian Saragih memerintahkan agar rekanan CV Sahat Tua menghentikan pembangunan proyek sekolah tersebut jika tidak mampu memperbaiki kondisi bangunan yang lebih baik.

Setelah itu, Saragih melanjutkan sidak ke lokasi dalam ruangan kelas. Rasa kekesalannya kembali terlihat setelah melihat kondisi dalam kelas. "Bangunan apa ini, hancur kali. Sudah kayak ditambal sulam. Saya tidak pernah perintahkan seperti begitu bentuk bangunannya," kesalnya lagi.

Dana anggaran Proyek Pembangunan yang dikerjakan CV Sahat Tua beranggaran Rp 4 miliar. Namun kondisinya sangat mengecewakan.

Selanjutnya, Saragih melanjutkan sidak ke proyek pembangunan sekolah SD Plus di Pamatang raya dengan didampingi beberapa Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, yakni Kadis Pendidikan, Resman Saragih, Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim), Topot Saragih dan Kabag Humas Andreas Misnon Simamora. Proyek di SD Plus ini dikerjakan oleh CV Eka Prima dengan pagu anggaran Rp 2 miliar. Dan menurut  Saragih setelah melihatnya, bentuk bangunannya miring dan harus segera diperbaiki. Dia juga menyarankan agar ditambah beberapa ruangan kelas lagi karena bentuk yang sekarang sangat jelek. (Yan Asmara).
Suka artikel ini?

0 Comments