Sukses

Kuburan Kereta Purwakarta, Ketika 'Pemakaman' Tak Selalu Seram

Liputan6.com, Jakarta Kesan tua dan usang langsung terbesit ketika melihat tumpukan gerbong kereta di Stasiun Purwakarta. Warga sekitar mengenalnya dengan nama Kuburan Kereta. Lokasi ini memang menjadi lokasi "peristirahatan terakhir" gerbong-gerbong kereta yang telah rusak, tua, dan tidak terpakai lagi.

Gerbong-gerbong yang sudah tua dikubur dengan cara disusun hingga tiga tumpuk secara memanjang. 

Kuburan Kereta berada persis satu lokasi di Stasiun Purwakarta, Jawa Barat, tepatnya di samping rel kereta. Kita cukup berkereta selama satu setengah jam dari Stasiun Gambir, Jakarta, untuk mencapai lokasi.

Meski namanya “kuburan”, lokasi ini jauh dari kesan angker dan horor. Yang tampak malah aneka warna tumpukan gerbong. Nuansa cerah penuh warna muncul pun dari gerbong-gerbong ini.

Suasana di Kuburan Kereta Purwakarta

Saat kami berkunjung ke sana pada akhir April 2017 lalu, Kuburan Kereta Purwakarta tampak sepi pengunjung. Mungkin saja karena hujan mendera Kota Purwakarta sepanjang pagi hingga berlanjut ke siang hari. Petugas yang kami temui di lapangan mengatakan biasanya ada saja yang minta foto.

Seorang petugas yang ditemui di stasiun menyatakan bahwa banyak yang foto ke sana, seperti foto pre-wedding. Ia menjelaskan lagi, ”Ini aja lagi agak sepian, (karena) ujan kali ya.”

Petugas lainnya menambahkan, “Kalau mau ke sana dan foto-foto harus izin dulu, bawa surat pengantar.”

Kalian penyuka fotografi juga bakal tak menyesal mengunjungi lokasi ini. Hal-hal yang berbau vintage, retro, sekaligus misterius bisa kamu abadikan di tempat ini. Warna-warni gerbong ini dapat menjadi objek menarik berswafoto ataupun bersama teman-teman.

Menjulang hingga ketinggian 6 meter lebih, Kuburan Kereta Purwakarta menyiratkan suasana indah, tapi mistis. Ini bisa jadi tujuan destinasi wisata baru di Purwakarta. Apalagi bisa jadi Kuburan Kereta ini adalah yang pertama yang dijadikan lokasi wisata di Indonesia.

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Artikel Selanjutnya
Buruh Tani Berhelm Tewas Saat Hendak Memanen Jagung
Artikel Selanjutnya
Tak Patuhi Nasihat Orang Tua, 2 Bocah Tenggelam di Sungai Angker