Sukses

Sembunyikan Mayat Putrinya di Lemari Es, Pasutri Diringkus

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria mengaku telah menyembunyikan mayat putrinya di restoran miliknya. Ia baru mengaku setelah pihak berwenang melakukan penyelidikan atas laporannya mengenai putrinya yang hilang.

Liang Zhao dan Mingmin Chen dari Ohio, menelepon polisi pada bulan Januari untuk melaporkan kehilangan anak perempuan mereka yang berusia lima tahun, Azhley Zhao. Putri mereka dilaporkan hilang dari ruang belakang restoran mereka, Ang's Asian Cuisine.

Laporan tersebut memicu perburuan di seluruh negeri. Pihak kepolisian segera menyisir daerah terdekat untuk mencarinya. Tubuh Azhley ditemukan keesokan harinya, masih di dalam restoran, di lemari es dapur.

Melansir dari Beacon Beacon Journal, penyidik mengatakan bahwa bocah itu mungkin dipukul di kepala beberapa kali, menyebabkan cedera otak fatal. Kedua orang tuanya segera ditangkap setelah temuan mengerikan tersebut.

Kini, Liang Zhao telah setuju untuk bersaksi melawan istrinya yang ia klaim telah memukul gadis kecil itu sampai mati. Namun demikian, Liang tetap akan menjalani hukuman 12 tahun penjara setelah mengakui bersalah Senin lalu.

Ia dihukum karena menghalangi penyelidikan, menyiksa mayat, merusak bukti, dan membahayakan anak-anak. Pihak berwenang mengatakan bahwa pria itu telah berusaha untuk menghidupkan kembali putrinya setelah membantu istrinya menyembunyikan tubuhnya. Sementara istrinya yang didakwa melakukan pembunuhan dan serangan keji, akan kembali diadili di pengadilan pada 16 Oktober nanti.

(Sul/Ul)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Saksikan video menarik berikut ini: