Sukses

Ludger Sylbaris, Si Pemabuk yang Selamat dari Kiamat Kecil

Liputan6.com, Jakarta - Ludger Sylbaris dikenal sebagai pembuat onar di Kota Saint Pierre. Kebiasaannya mabuk-mabukan dan berkelahi, meresahkan warga. Namun siapa sangka, justru kebiasaan buruknya itulah yang menyelematkannya dari kiamat kecil yang menimpa Kota Saint Pierre.

Pada 07 Mei 1902, Gunung Berapi Pelee di Perancis meletus. Ledakannya menyebabkan 40.000 nyawa di Kota Saint Pierre melayang dan ribuan rumah terbakar habis. Ajaibnya, Ludger menjadi satu-satunya orang yang selamat dari musibah tersebut. Bagaimana ceritanya?

Dikisahkan, pada malam sebelum bencana terjadi, pria Afrika-Karibia kelahiran tahun 1874 itu bertengkar dengan penduduk lainnya. Beberapa cerita menyebutkan kalau ia sempat membunuh seorang pria. Bagaimanapun, kejahatan yang ia lakukan membuatnya dijebloskan di penjara.

Saking muaknya kepolisian setempat dengan ulah Ludger, ia ditempatkan di sebuah tahanan tersendiri yang jauh dari kota. Sel bawah tanah itu begitu sempit, dilindungi tembok batu, dan tidak memiliki jendela.

Ketika Gunung Pelee meledak, abunya memblokir sinar matahari hingga puluhan kilometer. Segala sesuatu yang berada di dekatnya, terbakar oleh hawa panas. Dalam waktu singkat, gelombang panas yang suhunya melebihi 1.000 derajat selsius mencapai kota.

Orang-orang yang selamat dari bangunan ambruk, langsung terbakar hingga hangus. Sementara mereka yang bersembunyi di tempat penampungan, tewas karena mati lemas.

1 dari 2 halaman

Ludger Selamat dari Kiamat Kecil

Ludger terkunci di dalam selnya selama empat hari sebelum ditemukan tim penyelamat. Teriakannya didengar oleh tim yang kemudian mengeluarkannya. Tubuh pria itu dipenuhi luka bakar, tapi masih hidup.

Menurut Ludger, saat bencana itu terjadi, ia terpaksa membasahi pakaiannya dengan air kencing lalu menyumpalnya ke pintu. Udara panas dan abu vulkanik terhambat masuk, tapi suhu yang begitu tinggi membuat Ludger mengalami luka bakar parah di tangan, punggung, dan kakinya.

Setelah peristiwa, hidupnya berubah. Kejahatannya diampuni dan ia dipekerjakan untuk berkeliling dengan Sirkus Barnum & Bailey sebagai "Pria yang Selamat dari Kiamat." Ia menjadi selebriti dengan menceritakan kisahnya bersama sirkus tersebut hingga wafat pada tahun 1929 dalam usia 54 tahun.

(Sul/Ul)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Ulang Tahun Saat Bertugas, Polisi Ini Menangis Ditelepon Anaknya
Artikel Selanjutnya
Asia hingga Amerika, Temuan 6 Makhluk Aneh Ini Memicu Geger